Tautan-tautan Akses

Jumlah Pengungsi akibat Konflik Afghanistan Capai Rekor Tahun Ini


Anak-anak pengungsi Afghanistan di dalam tenda mereka di sebuah kamp pengungsi di Kabul (foto: ilustrasi).

Anak-anak pengungsi Afghanistan di dalam tenda mereka di sebuah kamp pengungsi di Kabul (foto: ilustrasi).

Jumlah pengungsi di dalam negeri Afghanistan selama tahun 2016 hingga akhir November ini sudah mencapai lebih dari setengah juta orang, yang merupakan rekor tertinggi.

PBB hari Rabu (30/11) mengumumkan bahwa konflik di Afghanistan telah menyebabkan pengungsi di dalam negeri mencapai lebih dari setengah juta orang selama tahun 2016, yang merupakan rekor tertinggi.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (UNOCHA) di Afghanistan mengatakan angka itu melampaui rekor tahun lalu 471 ribu pengungsi di dalam negeri dan sekitar 15% lebih tinggi daripada jumlah hingga akhir bulan November tahun lalu.

“Lebih banyak lagi warga Afghanistan yang terimbas dengan rekor 198 dari 399 distrik melaporkan pengungsian karena konflik pada tahun ini, dan untuk pertama kalinya semua provinsi yang jumlahnya 34 kini menampung pengungsi.

Selain tingkat pengungsi di dalam negeri yang tinggi, UNOCHA mengatakan gelombang pengungsi Afghanistan yang terdiri dari lebih dari 600 ribu orang yang terdaftar dan pengungsi yang tidak terdokumentasi yang kembali dari Pakistan tahun ini, juga merupakan keprihatinan.

Dalam lima tahun terakhir lebih dari 1,3 juta warga Afghanistan mengungsi di dalam negeri akibat konflik, dengan dampak kemanusiaan yang parah, kata UNOCHA.

Banyak keluarga pengungsi memilih untuk pindah ke pusat-pusat kota besar Afghanistan untuk mencari pekerjaan, layanan kesehatan dan sekolah karena tidak bisa kembali ke rumah-rumah mereka akibat situasi yang terus tidak aman.

Badan PBB itu sekali lagi menekankan bahwa komunitas kemanusiaan menghadapi tantangan-tantangan yang lebih besar dalam menjangkau secara aman keluarga-keluarga yang rentan dan memenuhi kebutuhan mendesak mereka. [my/ds]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG