Tautan-tautan Akses

Jumlah Pelamar Tunjangan Pengangguran di AS Berkurang


Para ekonom menyatakan, perekonomian yang pulih mendorong perusahaan-perusahaan berhenti melakukan PHK dan mulai merekrut pegawai.

Jumlah warga Amerika yang meminta tunjangan pengangguran turun 6000 pekan lalu, sehingga totalnya berjumlah 462.000 orang. Laporan hari Kamis dari Departemen Tenaga Kerja ini menunjukkan bahwa jumlah pemohon tunjangan pengangguran telah berkurang selama sekitar satu tahun ini.

Beberapa ekonom menyatakan perekonomian yang pulih akan membuat perusahaan-perusahaan berhenti melakukan PHK dan mulai merekrut pegawai.

Ini merupakan kabar yang bakal disambut baik oleh jutaan pencari kerja di Amerika Serikat. Suatu kajian terpisah yang dilakukan sebuah lembaga riset swasta menyatakan resesi menyebabkan masa pencarian kerja bagi mereka yang terkena PHK bertambah hingga dua kali lipat.

The Economic Policy Institute menyatakan saat ini perlu waktu lebih dari 19 pekan untuk mendapatkan pekerjaan baru, suatu peningkatan besar dari masa delapan pekan pada awal resesi.

Sementara itu, Presiden Amerika Barack Obama akan mengangkat dua eksekutif top perusahaan Amerika untuk memimpin upaya meningkatkan ekspor. Menurut seorang pejabat Gedung Putih, sebuah badan penasihat yang disebut Dewan Ekspor Presiden akan dipimpin Jim McNerney, direktur utama perusahaan pesawat terbang Boeing dan Ursula Burns, CEO Xerox.

Dewan Ekspor Presiden memberikan nasihat mengenai perdagangan internasional kepada presiden.

Obama hari Kamis diduga juga akan mengumumkan pembentukan sebuah badan yang disebut Kabinet Promosi Ekspor, yang akan menggunakan sumberdaya pemerintah untuk memajukan ekspor.

Dalam pidato kenegaraan bulan Januari, Obama berjanji akan melipatduakan ekspor Amerika dalam lima tahun, untuk mendukung dua juta lapangan kerja.

XS
SM
MD
LG