Tautan-tautan Akses

Jumlah Korban Tewas Insiden Mina Capai 769


Angka itu bertambah setelah 52 orang meninggal di sejumlah rumah sakit sejak tragedi Kamis lalu yang juga melukai 934 lainnya.

Jumlah korban tewas dalam insiden Jumrah di Mina bertambah menjadi 769 orang, menurut Menteri Kesehatan Arab Saudi Khalid al-Falih, Sabtu (26/9).

Dalam jumpa pers, Falih mengemukakan bahwa angka itu bertambah setelah 52 orang meninggal di sejumlah rumah sakit sejak tragedi Kamis lalu yang juga melukai 934 lainnya.

Sejauh ini diidentifikasi korban tewas umumnya adalah warga Iran, sebanyak 136 orang. Stasiun TV pemerintah Iran melaporkan mantan duta besar Iran untuk Lebanon termasuk dalam lebih dari 300 warga Iran yang masih hilang.

Iran menuduh Saudi melakukan "kejahatan" dan tidak becus, serta bertekad mengambil tindakan hukum ke mahkamah internasional. Menurut pemimpin Iran, Kerajaan Saudi tidak lagi mampu mengelola ibadah yang diikuti lebih dari dua juta orang setiap tahun.

Menurut Jaksa Agung Iran Ebrahim Raisi, ketidak-becusan Arab Saudi mengatur massa jemaah adalah tindak pidana "berdasar hukum internasional."

Berbicara di televisi pemerintah Iran, ia mengulangi kabar yang belum dikukuhkan bahwa pemerintah setempat menyebabkan tragedi itu karena pengalihan jemaah untuk menjauhi jalan yang sedang dilalui konvoi keluarga kerajaan Saudi.

Presiden Iran Hassan Rouhani meminta PBB menyelidiki penyebab bencana itu "dan insiden serupa lain dalam ibadah haji tahun ini." Rouhani berpidato di hadapan pemimpin dunia dalam KTT pembangunan PBB hari Sabtu.

Menteri luar negeri Iran, Mohammad Zarif, juga menyesalkan "bencana di Arab Saudi" itu dalam pembicaraan terpisah dengan Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry di bagian lain New York.

Di markas PBB Sabtu, pejabat-pejabat PBB mengatakan, Sekretaris Jenderal Ban Ki-moon bertemu secara pribadi dengan Presiden Iran Rouhani untuk menyampaikan kesedihannya atas insiden di Mina.

Para pemimpin Iran dan Arab Saudi sama-sama berpendapat negara mereka berperan dominan di dunia Muslim. Menambah persaingan regional, Iran dan Arab Saudi terpecah atas isu agama. Umumnya orang Iran adalah Muslim Syiah, sedangkan mayoritas warga Arab Saudi adalah Muslim Sunni. [as/ka]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG