Tautan-tautan Akses

Jumlah Korban Sipil di Irak Paling Rendah Tahun Ini


Sebuah aksi kekerasan baru-baru ini di Ramadi. Menurut sebuah organisasi di Inggris, jumlah korban sipil di Irak tahun ini terendah sejak awal perang.

Sebuah aksi kekerasan baru-baru ini di Ramadi. Menurut sebuah organisasi di Inggris, jumlah korban sipil di Irak tahun ini terendah sejak awal perang.

Organisasi 'Iraq Body Count' mencatat jumlah korban sipil sedikit di bawah 4.000, turun dibanding hampir 4.700 tahun lalu.

Jumlah kaum sipil yang tewas tahun ini di Irak adalah yang paling rendah sejak perang dimulai pada tahun 2003. Demikian menurut sebuah organisasi yang berbasis di Inggris, yang telah melacak jumlah korban sipil di Irak sejak awal perang.

Organisasi bernama “Iraq Body Count” mengatakan mereka telah mencatat sedikit di bawah 4.000 jumlah rakyat sipil yang tewas akibat kekerasan tahun ini, turun dibanding dengan hampir 4.700 dalam tahun 2009. Temuan ini adalah laporan sementara yang dikeluarkan padahari Kamis yang mencakup data sampai dengan tanggal 25 Desember.

Namun, Iraq Body Count mengatakan laju penurunan lebih kecil daripada tahun-tahun sebelumnya. Organisasi ini juga mengatakan data tahun 2010 menunjukkan terus terjadinya konflik tingkat rendah di Irak yang dapat menewaskan kaum sipil dengan laju yang sama selama bertahun-tahun mendatang.

Iraq Body Count menggambarkan Mosul sebagai kota yang dilanda kekerasan yang luar biasa dibanding ukurannya yang kecil, namun, katanya, Baghdad mengalami kekerasan yang paling banyak dalam keseluruhan.

Organisasi ini juga mengatakan pemboman besar-besaran, yang menewaskan lebih dari 50 orang sipil, terus menimbulkan dampak yang parah. Iraq Body Count menyebut sembilan insiden seperti itu tahun ini, dibandingkan delapan insiden pada tahun 2009.

XS
SM
MD
LG