Tautan-tautan Akses

Korban Gempa di Himalaya Menjadi Sedikitnya 70 Tewas


Penduduk berusaha menyelamatkan truk bermuatan semen yang rusak akibat tertimpa tanah longsor di Gangtok, India. (20/9).

Penduduk berusaha menyelamatkan truk bermuatan semen yang rusak akibat tertimpa tanah longsor di Gangtok, India. (20/9).

Dalam cuaca buruk di hari kedua pencarian korban gempa di Himalaya yang menewaskan sedikitnya 70 orang, tim SAR berhasil memberikan bantuan pangan bagi para korban yang selamat.

Para petugas SAR di India kesulitan dalam pencarian hari kedua korban gempa bumi di pegunungan Himalaya. Gempa berkekuatan 6,9 tersebut menewaskan sedikitnya 70 orang dan banyak lainnya yang hilang di India timur laut, Nepal dan Tiber wilayah Tiongkok.

Setelah berjuang mengatasi hujan lebat dan tanah longsor, para petugas penyelamat berharap cuaca akan mereda, Selasa (20/9) sehingga memungkinkan mereka melanjutkan usaha mereka dan mengirim bantuan penting ke daerah-daerah yang terkena gempa di negara bagian Sikkim yang bergunung-gunung, pusat gempa tersebut.

Helikopter-helikopter Angkatan Udara India berhasil memberikan bantuan bahan pangan kepada penduduk desa, Senin malam, setelah hujan lebat menghalangi pesawat ke daerah itu sebelumnya.

Lebih dari 5000 tentara darat dikirim ke Sikkim untuk membantu membersihkan jalan-jalan dan menolong tugas bantuan, dan memulihkan aliran listrik ke kota itu. Tetapi banyak desa di daerah-daerah terpencil tetap tidak dapat dicapai Senin malam, dan banyak penduduk di Gangtok berada di jalan-jalan karena takut tinggal dalam rumah mereka.

Sebagian besar korban jiwa jatuh di Sikkim dan yang lain tewas di negara bagian Bihar dan Bengali Barat. Banyak korban tewas karena gedung-gedung yang runtuh dan tanah longsor.

Pihak berwenang Nepal melaporkan delapan korban jiwa terkait gempa, sedangkan kantor berita Tiongkok, Xinhua, menyebut sedikitnya tujuh orang tewas di Tibet selatan.

XS
SM
MD
LG