Tautan-tautan Akses

Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Raja Thailand


Presiden Jokowi di Istana Merdeka Kamis malam (13/10) menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Raja Thailand Bhumibol Adulyadej. (foto: Biro Pers Kepresidenan RI).

Presiden Jokowi di Istana Merdeka Kamis malam (13/10) menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Raja Thailand Bhumibol Adulyadej. (foto: Biro Pers Kepresidenan RI).

Duka cita mendalam disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo atas meninggalnya Raja Thailand Bhumibol Adulyadej hari Kamis (13/10).

Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Raja Thailand Bhumibol Adulyadej. Ucapan duka cita tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka hari Kamis (13/10) malam.

"Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Raja Bhumibol Adulyadej," ujar Jokowi.

Presiden menambahkan, Raja Bhumibol dikenal sebagai sosok pemimpin yang mampu membawa persatuan dan kesejahteraan bagi rakyatnya.

"Dunia kehilangan seorang pemimpin yang dekat dengan rakyatnya, pembawa kedamaian, persatuan, dan kesejahteraan bagi rakyat Thailand," tambahnya.

Presiden juga mengatakan, kecintaan Raja Bhumibol pada rakyat Thailand perlu dijadikan teladan bagi semua pihak.

"Kesederhanaan Raja Bhumibol Adulyadej dan perhatiannya terhadap rakyat patut kita teladani," kata Jokowi.

Pemerintah Indonesia melalui pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, mendoakan agar seluruh keluarga kerajaan dan rakyat Thailand diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi duka cita ini. Dalam keterangannya, Kementerian Luar Negeri RI menjelaskan bahwa Raja Bhumibol adalah negarawan yang dikenal sangat dekat dengan rakyatnya serta membawa persatuan, pembaharuan dan kesejahteraan bagi rakyat Thailand.

Kementerian Luar Negeri RI juga menyatakan negara-negara di ASEAN dan dunia tambah keterangan Kemlu RI, merasa kehilangan dengan berpulangnya Raja Bhumibol.

Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, meninggal dunia pada Kamis (13/10) jam 15.52 waktu setempat. Bhumibol berpulang pada usianya yang ke-88 tahun. Raja yang telah bertahta sejak tahun 1946 itu dianggap oleh rakyatnya sebagai figur pemersatu Thailand.

Beberapa media resmi Thailand menyebutkan, dalam beberapa bulan terakhir kondisi Raja Bhumibol memburuk. Pekan lalu, pihak kerajaan mengatakan kondisinya tidak stabil setelah melakukan cuci darah. Berdasarkan laporan kesehatan kerajaan, Raja Bhumibol baru-baru ini pulih dari penyakit infeksi pernafasan yang dideritanya pada awal Oktober lalu.

Raja Bhumibol yang merupakan seorang penggemar musik Jazz dan fotografi ini selalu mendapat tempat istimewa di hati warga Thailand. Raja Bhumibol juga dikenal sebagai sahabat karib mantan Presiden Pertama Indonesia, Soekarno. [aw/al]

XS
SM
MD
LG