Tautan-tautan Akses

Jokowi Hadiri Puncak Peringatan Tri Suci Waisak di Borobudur

  • Munarsih Sahana

Lebih dari 10-ribu ummat Budha ditambah para pengunjung berdesakan menuju altar utama candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah Selasa malam, 2 Juni 2015 (foto: VOA/Munarsih).

Lebih dari 10-ribu ummat Budha ditambah para pengunjung berdesakan menuju altar utama candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah Selasa malam, 2 Juni 2015 (foto: VOA/Munarsih).

Presiden Joko Widodo Selasa malam (2/6) menghadiri puncak peringatan Tri Suci Waisak di Taman Lumbini komplek candi Borobudur di Magelang Jawa Tengah.

Presiden Joko Widodo Selasa (2/6) malam menghadiri puncak peringatan Tri Suci Waisak 2559 BE yang berlangsung di Taman Lumbini komplek Candi Borobudur di Magelang Jawa Tengah.

Peringatan Waisak tahun ini mengangkat tema Kembangkan Benih Kebudhaan Dalam Diri Masing-masing, diikuti sekitar 10 ribu ummat Budha dari 18 negara dan dihadiri banyak fotografer dan wisatawan dari dalam maupun luar negeri.

Presiden Jokowi mengajak ummat Budha meneladani dharma sang Budha serta menerapkan ajarannya kedalam kehidupan sehari-hari.

Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan pada puncak peringatan Tri Suci Waisak di Taman Lumbini komplek candi Borobudur Selasa (2/6) malam (foto: VOA/Munarsih).

Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan pada puncak peringatan Tri Suci Waisak di Taman Lumbini komplek candi Borobudur Selasa (2/6) malam (foto: VOA/Munarsih).

“Meneladani sang Budha dimulai dengan menghadirkan semangat untuk senantiasa menanamkan nilai-nilai kemanusiaan yang bersifat universal. Nilai-nilai kemanusian tersebut harus ter-refleksi dalam perilaku manusia sehari-hari. Bukan hanya untuk selalu membantu mereka yang menderita, tetapi juga membahagiakan semua makhluk ciptaan Tuhan dengan menjaga dan melestarikan keseimbangan alam, dan menghindarkan sikap rakus terhadap alam untuk memenuhi kepentingan diri sendiri,” ujar Jokowi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutan selamat datang juga mengharapkan ummat Budha di Indonesia mampu menjalankan ajaran sang Budha yaitu jalan mulia yang berunsur delapan.

“Semoga dengan peringatan (Tri Suci Waisak) ini saudaraku ummat Budha senantiasa dalam lindungan Tuhan yang maha kuasa, diberikan kesehatan, diberikan kesuksesan dalam melaksanakan Jalan Mulia yang berunsur delapan. Pandangan yang benar, pikiran yang benar, ucapan yang benar, pikiran yang benar, mata pencaharian yang benar, daya upaya yang benar, perhatian yang benar dan konsentrasi yang benar. Dipraktekkan dalam kesusilaan atau moral, dalam keteguhan pikiran atau meditasi dan praktek kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ganjar.

Firn (35) perempuan asal Thailand datang ke Borobudur bersama rekannya warga Indonesia yang tinggal di Surabaya. Firn yang bekerja pada Biro Perjalanan mengaku sangat gembira untuk pertama kalinya bisa mengikuti upacara Tri Suci Waisak di candi Borobudur.

“Ya, saya penganut agama Budha, saya bahagia sekali bisa datang kesini bertepatan dengan peringatan Tri Suci Waisak, apalagi bisa mengunjungi Borobudur adalah impian saya selama ini,” kata Firn.

Sejumlah rombongan wisatawan dari negara-negara Eropa secara khusus mengunjungi Borobudur ketika berlangsung peringatan Waisak bersama biro perjalanan wisata lokal.

Sementara, Dwi Asri dan Ayuni termasuk di antara wisatawan domestik yang berusaha keras untuk bisa menyaksikan ritual peringatan Tri Suci Waisak sejak Selasa pagi hingga tengah malam.

“(Kami datang) karena penasaran sama prosesi Waisak, pagi sudah di Mendut untuk ambil undangan trus habis Maghrib baru kesini (Borobudur). Untuk itu cukup kesulitan, soalnya kami datang kan pagi dan harus antre undangannya kan di Candi Mendut, soalnya kalau tidak pakai undangan kan nggak bisa masuk kesini sampai itu nanti lihat pelepasan lampion,” tuturnya.

Rangkaian peringatan Waisak 2559 BE tahun 2015 berlanjut di altar utama candi Borobudur hingga detik-detik Waisak pukul 23:18:48 memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan sang Budha yaitu saat lahir, mencapai penerangan agung dan saat wafat pada waktu yang sama. Acara diakhiri dengan pelepasan ribuan lampion diatas candi Borobudur.

Presiden Jokowi, sebelum menghadiri peringatan Tri Suci Waisak, didampingi ibu negara Iriana Widodo dan sejumlah menteri membagikan kepada perwakilan warga kecamatan Borobudur; Kartu Asistensi Sosial untuk Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

XS
SM
MD
LG