Tautan-tautan Akses

JK: Bekerja di Dalam Atau Luar Negeri, Manfaatnya Sama bagi Indonesia


Wapres Jusuf Kalla (kiri) dalam acara pertemuan dengan Diaspora Indonesia di Washington DC, Sabtu (2/4) malam.

Wapres Jusuf Kalla (kiri) dalam acara pertemuan dengan Diaspora Indonesia di Washington DC, Sabtu (2/4) malam.

Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla berdialog dengan masyarakat Indonesia di AS hari Sabtu malam (2/4) waktu setempat di Wisma Indonesia, Washington DC.

Kesempatan ini dimanfaatkan oleh diaspora Indonesia untuk menyampaikan sikap, mengajukan pertanyaan sampai permohonan mengenai berbagai isu.

Salah satunya adalah Ketua Persatuan Mahasiswa Indonesia di Philadelphia, Aaron Sutarto, yang meminta dukungan pemerintah untuk menyediakan lapangan pekerjaan di Indonesia bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri.

“Murid-murid seperti IT atau bisnis mungkin di Indonesia ada kesempatan. Tapi untuk murid-murid yang berhubungan dengan STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematic) kami berharap ada sesuatu yang seperti mungkin berhubungan dengan riset mereka dan keahlian mereka, jadi yang mereka bisa turut berkontribusi,” ujarnya kepada wartawan.

Menanggapi permohonan kelompok mahasiswa itu, Wapres mengatakan mahasiswa lulusan perguruan tinggi luar negeri ataupun warga diaspora bisa tetap berkontribusi tanpa harus pulang dan bekerja di Indonesia.

“Kalaupun Anda tamat kemudian mau bekerja di luar negeri, silahkan. Karena justru manfaatnya hampir sama, bekerja di dalam negeri atau luar negeri. Karena pengalaman seperti India, Filipina justru ekonominya bertahan karena ditopang oleh kemampuan diaspora,” ujar JK di depan sekitar 70an warga Indonesia.

Pertemuan dengan masyarakat Indonesia ini mengakhiri lawatan Jusuf Kalla ke Washington DC. JK dijadwalkan bertolak ke Indonesia pada hari Minggu. [vm]

XS
SM
MD
LG