Tautan-tautan Akses

Jepang Umumkan Sanksi-sanksi Baru Terhadap Korea Utara


Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suda dalam konferensi pers di Tokyo (10/2).

Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suda dalam konferensi pers di Tokyo (10/2).

Sekretaris Kabinet Yoshihide Suda mengatakan sanksi-sanksi itu mencakup pembatasan yang diperluas dalam perjalanan antara kedua negara dan larangan sepenuhnya kapal-kapal Korea Utara berlabuh di pelabuhan-pelabuhan Jepang.

Jepang mengumumkan, Rabu (10/2), akan memberlakukan sanksi-sanksi baru terhadap Korea Utara untuk memrotes peluncuran roket yang dianggap uji coba teknologi misil.

Sekretaris Kabinet Yoshihide Suda mengatakan dalam sebuah konferensi pers, sanksi-sanksi itu mencakup pembatasan yang diperluas dalam perjalanan antara kedua negara dan larangan sepenuhnya kapal-kapal Korea Utara berlabuh di pelabuhan-pelabuhan Jepang.

Ia mengatakan, sanksi-sanksi itu akan disetujui kabinet hari ini dan akan memerlukan perubahan legislatif di parlemen.

Korea Utara, hari Minggu lalu, meluncurkan roket jarak jauh yang menurut mereka membawa satelit observasi bumi ke antariksa. Peluncuran, yang dilakukan sekitar satu bulan setelah uji coba nuklir keempat negara itu, segera dikecam para pemimpin dunia sebagai ancaman potensial bagi keamanan regional dan global.

Kongres AS juga sedang mempertimbangkan sanksi-sanksi yang lebih keras terhadap Korea Utara. [ab]

XS
SM
MD
LG