Tautan-tautan Akses

Jenderal AS Tewas Ditembak di Kabul


Mayjen Harold J. Greene, yang diduga tewas dalam serangan di Kabul, Afghanistan meski Pentagon belum mengkonfirmasi siapa nama Jenderal AS yang tewas di sana (foto: dok).

Mayjen Harold J. Greene, yang diduga tewas dalam serangan di Kabul, Afghanistan meski Pentagon belum mengkonfirmasi siapa nama Jenderal AS yang tewas di sana (foto: dok).

Seorang pria yang berpakaian seragam militer Afghanistan telah menembak tewas seorang Jenderal Amerika di Kabul, Selasa (5/8).

Seorang laki-laki berpakaian seragam militer Afghanistan telah menembak tewas seorang Jenderal Amerika dan mencederai sejumlah warga Amerika lainnya dan pasukan internasional, pada apa yang tampaknya ‘serangan orang dalam” lainnya oleh anggota pasukan keamanan Afghanistan.

Juru bicara pers Pentagon, Laksamana Muda John Kirby mengatakan kepada wartawan di Washington bahwa seorang jenderal Amerika tewas namun tidak menyebut namanya. Kirby mengatakan pasukan internasional dan Afghanistan bersama-sama akan menyelidiki serangan itu.

Dalam beberapa tahun terakhir ada puluhan insiden di mana pasukan Afghanistan mengarahkan senjata mereka pada pasukan koalisi, menewaskan sejumlah tentara dari Amerika dan lainnya serta menciptakan rasa tidak percaya antara patroli gabungan.

Mayor jenderal Amerika itu adalah pejabat tertinggi Amerika yang tewas di Afghanistan dalam konflik yang sudah berlangsung 13 tahun itu dilaporkan ditembak dari jarak dekat selama apa yang dikatakan Kirby “kunjungan rutin di lokasi” oleh pejabat senior ke Marshal Fahim National Defense University di Kabul.

Seorang juru bicara Taliban melaporkan serangan itu di akun Twitternya menambahkan bahwa seorang pejabat militer Italia juga dibunuh. Kelompok militan itu tidak mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan itu.

Termasuk diantara yang cedera adalah sejumlah anggota pasukan keamanan internasional di Afghanistan termasuk seorang brigadir jenderal Jerman. Pejabat Amerika mengatakan 15 tentara internasional lainnya cedera dan warga Amerika termasuk di antaranya.

Kementrian Pertahanan Afghanistan mengatakan penyerang itu yang digambarkan sebagai “seorang teroris” mengenakan seragam militer Afghanistan tewas.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG