Tautan-tautan Akses

Jelang Lebaran, Permintaan Pembantu Infal Meningkat

  • R.Teja Wulan

Saat pembantu rumah tangga mudik ke kampung masing-masing, pembantu pengganti sangat dibutuhkan menjelang hari raya Idul Fitri.

Saat pembantu rumah tangga mudik ke kampung masing-masing, pembantu pengganti sangat dibutuhkan menjelang hari raya Idul Fitri.

Permintaan akan pembantu pengganti sementara di berbagai kota besar meningkat menjelang musim mudi Idul Fitri.

Pembantu infal adalah pembantu yang khusus dipekerjakan saat mudik dan lebaran. Biasanya mereka bekerja musiman, antara satu hingga dua minggu, untuk menggantikan pembantu lama yang sedang pulang kampung. Menjelang lebaran, permintaan pembantu infal meningkat, khususnya di berbagai kota besar di Indonesia. Peningkatan permintaan tersebut bisa mencapai 20 persen, seiring semakin dekatnya waktu mudik lebaran.

Seorang pemilik yayasan penyalur tenaga kerja pembantu infal di kota Bandung, Sumiati, mengatakan permintaan pembantu infal di kota Bandung tidak sebanding dengan jumlah tenaga kerja yang tersedia. Akibatnya, Sumiati tidak bisa memenuhi semua pesanan, karena stok tenaga kerja yang sebagian besar didatangkan dari Rembang, Jawa Tengah itu habis.

“Memang tahun ini banyak yang bertanya. Tahun ini ada orang 30 orang (pembantu infal). Kalau dihitung sebulan, tiap hari itu pasti ada telepon meminta pembantu (infal),” ujar Sumiati.

Untuk menyisati kekurangan tenaga kerja tersebut, Sumiati biasanya bekerja sama dengan sesama penyalur pembantu infal lainnya di kota Bandung.

“Ada cabang mau menyalurkan lagi, kenalan saya dari Cirebon dan Brebes. Kemungkinan nanti mulai dari bulan kemarin yang sudah habis (persediaan pembantu infal), sudah ada empat orang dari mereka yang masuk ke sini dari Brebes,” ujarnya lebih lanjut.

Upah untuk satu orang pembantu infal bervariasi, berkisar antara 600.000 sampai 750.000 Rupiah per bulan. Upah tersebut dua kali lebih tinggi dibanding dengan upah pembantu biasa.

Sementara itu, menjadi seorang pembantu infal merupakan keuntungan tersendiri bagi Fatimah, pembantu infal asal Rembang-Jawa Tengah. Selain gajinya lebih tinggi, ia hanya dipekerjakan dalam waktu yang tidak terlalu lama, yaitu dua minggu saja.

Fatimah mengatakan, "Ya, lumayan. Gajinya dua kali lipat dari biasanya. Lumayan untuk menambah-nambah biaya mudik”.

Meski hanya dipekerjakan untuk sementara, seorang pembantu infal harus tetap memiliki keterampilan dalam melakukan berbagai pekerjaan rumah tangga. Ini merupakan syarat utama yang diberlakukan penyalur tenaga kerja pembantu infal, di samping juga harus jujur dan dapat dipercaya.

XS
SM
MD
LG