Tautan-tautan Akses

Jelang Akhir Kampanye Capres AS: Clinton Unggul Secara Nasional

  • Jim Malone

Calon presiden Partai Demokrat Hillary Clinton saat berkampanye di SMA Taylor Allderdice, Pittsburgh, Pa., 22 Oktober 2016 (AP Photo/Mary Altaffer)

Calon presiden Partai Demokrat Hillary Clinton saat berkampanye di SMA Taylor Allderdice, Pittsburgh, Pa., 22 Oktober 2016 (AP Photo/Mary Altaffer)

Amerika Serikat memilih presiden melalui jumlah suara elektoral dari negara-negara bagian. Setiap negara bagian mendapat jatah suara elektoral berbeda sesuai jumlah populasi secara proporsional.

Sementara pemilu tanggal 8 November semakin dekat, calon presiden Partai Demokrat Hillary Clinton dan calon Partai Republik Donald Trump memfokuskan kampanye di beberapa negara bagian penentu yang dikenal sebagai “Swing States" yaitu negara bagian di mana jumlah pemilih Demokrat dan Republik hampir seimbang dan yang akan menentukan siapa yang akan menjadi presiden Amerika berikutnya.

Amerika Serikat memilih presiden melalui jumlah suara elektoral dari negara-negara bagian. Setiap negara bagian mendapat jatah suara elektoral berbeda sesuai jumlah populasi secara proporsional.

Kandidat yang memenangkan suara rakyat di suatu negara bagian akan mendapat seluruh suara elektoral dari negara bagian yang bersangkutan. Berikut laporan koresponden VOA Jim Malone mengenai negara-negara bagian di mana kecenderungan pilihan penduduknya belum pasti.

Pada hari-hari terakhir kampanye, Hillary Clinton dan Donald Trump sering berkampanye di beberapa negara bagian yang sama, misalnya Trump berkampanye di Ohio dan New Hampshire, sementara Clinton di Florida dan Nevada, dan sebaliknya.

Selama beberapa tahun Amerika Serikat telah terbagi secara politik dalam pemilihan presiden, dengan banyak negara cenderung ke Partai Republik, yang ditampilkan dengan warna merah, atau ke Partai Demokrat yang ditunjukkan dengan warna biru.

“Di banyak negara bagian, satu partai memimpin dengan suara sangat besar dan tidak ada gunanya mengeluarkan banyak sumber daya, misalnya uang dan waktu, untuk pemilihan presiden di negara bagian itu,” kata Stephen Wayne, pakar politik dari Universitas Georgetown di Washington, D.C.

Itu berarti menyisakan sekitar selusin negara bagian yang diperebutkan yang disebut “Swing States” di mana calon presiden menghabiskan sebagian besar waktu, ujar pakar Jeremy Mayer dari Universitas George Mason di Virginia.

“Dalam kampanye presiden modern, kita berkampanye hanya di sekitar 12 negara bagian. Daftar ini dapat berubah dari tahun ke tahun, meskipun dalam tiga siklus pemilu terakhir cukup stabil.”

Negara-negara bagian “Swing States” yang mendapat perhatian besar itu termasuk negara-negara bagian besar seperti Florida dan Ohio, serta yang lebih kecil seperti North Carolina, Nevada dan New Hampshire.

Sejak pemilu tahun 1992 yang dimenangkan oleh Bill Clinton, Partai Demokrat umumnya lebih sukses dalam memenangkan negara-negara bagian penentu yang menjadi rebutan itu, dan hal itu merupakan tantangan bagi Donald Trump tahun ini, kata analis Austin Hart, dari American University di Washington, D.C.

“Dia harus memenangkan suara pemilih di Florida, Ohio, dan mungkin juga Colorado dan Nevada. Dia harus lebih banyak mengerahkan sumber daya di Pennsylvania jika mungkin. Jadi dia menghadapi beban berat di depannya,” ujarnya.

Pada hari-hari terakhir kampanye, kedua calon presiden menarget kelompok pemilih yang relatif kecil di beberapa negara bagian, kata Jennifer Lawless, pakar ilmu politik dari American University.

“Pertanyaannya sekarang adalah sejumlah kecil independen, dan sebenarnya bukan hanya sejumlah kecil independen, tetapi lebih kecil lagi, karena yang menjadi perhatian adalah mereka yang tinggal di negara-negara medan pertempuran. Jadi kita berbicara tentang persentase yang sangat, sangat kecil dari keseluruhan populasi,” jelas Jennifer.

Jajak pendapat menunjukkan Clinton unggul secara nasional dan di beberapa negara bagian “medan pertempuran”, meskipun Trump tetap menjadi saingan berat di sejumlah negara bagian seperti Ohio, Florida dan North Carolina. [lt/uh]

XS
SM
MD
LG