Tautan-tautan Akses

Jawa Timur Bertekad Tingkatkan Produksi dan Kualitas Buah Lokal

  • Petrus Riski

Menteri Pertanian Suswono (kedua dari kanan) bersama Gubernur Jatim Soekarwo (berkopiah) pada acara Indonesia Tropical Fruit Festival tahun 2011 di Surabaya (16/11).

Menteri Pertanian Suswono (kedua dari kanan) bersama Gubernur Jatim Soekarwo (berkopiah) pada acara Indonesia Tropical Fruit Festival tahun 2011 di Surabaya (16/11).

Pemerintah Propinsi Jawa Timur mendorong buah lokal agar mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri, dengan melakukan pembinaan pada petani buah maupun promosi ke luar negeri.

Kualitas buah lokal asli Indonesia sebenarnya tidak kalah dengan buah produk luar negeri, bahkan banyak yang lebih unggul dari segi rasa dan penampilan. Pemberian kemudahan serta pasar yang luas khususnya di dalam negeri diharapkan mampu menjadikan buah lokal dikenal dan dicintai bangsa sendiri.

Serbuan buah impor yang masuk ke Indonesia mulai dirasakan dampaknya, oleh para petani buah di dalam negeri khususnya di Jawa Timur. Petani buah mengaku khawatir dengan serbuan buah impor yang masuk ke dalam negeri, karena berdampak pada turunnya pendapatan dari buah yang dijual petani lokal.

Iwan, petani buah asal Banten mengakui produk buah lokal banyak disukai di luar negeri, meski perhatian pemerintah dan petani sendiri lebih banyak pada produk pertanian tanaman pangan, dibandingkan dengan tanaman holtikultura.

“Sebenarnya potensinya bagus ya, bahwa buah kita itu malah disukai di luar negeri karena kita punya matahari lebih banyak dari pada negara lain. Tapi kesempatan ini mungkin kurang dilihat dari petani-petani, sementara petani kebanyakan dari petani tanaman pangan, sedangkan petani holtikultura itu masih sangat kurang,” demikian menurut Iwan.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan, Propinsi Jawa Timur menegaskan tidak akan mengimpor buah dari luar negeri, dan akan memprioritaskan penggunaan produk buah lokal sebagai bentuk dukungan pada petani buah dalam negeri.
Buah nanas varietas Subang yang dipamerkan pada acara Indonesia Tropical Fruit Festival 2011 di Surabaya.

Buah nanas varietas Subang yang dipamerkan pada acara Indonesia Tropical Fruit Festival 2011 di Surabaya.

Gubernur Soekarwo mengatakan, “Buah-buah produk Jawa Timur sangat bagus kualitasnya dan distandarisasi, dan sudah disertifikasi, sehingga kita tidak perlu impor buah dari luar negeri.”

Sementara menurut Menteri Pertanian Suswono, meski tidak bisa mencegah masuknya buah impor, pemerintah berjanji akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada petani, agar produksi yang dihasilkan dapat memenuhi kualitas dan kuantitas yang diharapkan pasar.

“Saya berharap para petani ini harus mengikuti bimbingan terutama dalam kaitannya agar ada kepastian produknya itu diterima pasar, yaitu GAP ya, Good Agricultural Practices, Ya itu harus diikuti, kemudian juga kalau sudah nanti kaitannya dengan ada kepastian pasar juga harus dijaga kualitas dan juga kontinuitasnya, dalam arti suplainya harus ada terus begitu ya,” kata Suswono.

Komitmen pemerintah serta upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas buah produk lokal, diharapkan Iwan dan petani buah lokal lainnya dapat mengangkat pamor buah lokal di tingkat nasional, maupun mampu bersaing di luar negeri.

XS
SM
MD
LG