Tautan-tautan Akses

"IoT" Jaringan Internet Hubungkan Berbagai Perangkat Elektronik

  • Elizabeth Lee

Berbagai sistem aplikasi (app) dan jaringan internet kini mampu menghubungkan berbagai perangkat elektronik sekaligus (foto: ilustrasi).

Berbagai sistem aplikasi (app) dan jaringan internet kini mampu menghubungkan berbagai perangkat elektronik sekaligus (foto: ilustrasi).

Dari jam tangan pintar hingga sistem keamanan pintar, semakin banyak jumlah perangkat elektronik yang terhubung satu sama lainnya lewat Internet. Jaringan ini disebut "Internet of Things."

Para ahli mengatakan "Internet of Things" atau IoT membuat kita lebih sadar terhadap diri sendiri dan dunia di sekitar kita.

Mengemudi di jalan-jalan kota Los Angeles, misalnya, kelihatannya seperti bermain video game dengan tujuan menghindari pengemudi yang tidak baik.

"Kita harus sangat berhati-hati karena lalu lintasnya sangat padat seperti yang kita lihat ini," ujar Ortega.

Jordi Ortega sedang menguji sebuah program aplikasi telepon pintar yang melacak bagaimana ia mengemudikan kendaraan. Sistem Driver Feedback app dari perusahaan asuransi State Farm membuat ponsel Ortega menjadi perangkat yang dapat melacak perilaku mengemudi.

Program aplikasi ini menggunakan GPS telepon dan accelerometer (pemantau kecepatan) untuk mengumpulkan data selagi mobil bergerak dan menganalisa pengemudi, kata agen asuransi State Farm, Irene Henry.

"Kita dapat menyebutnya ABC – singkatan dari akselerasi, pengereman dan penikungan – dan tujuannya menganalisa faktor-faktor risiko ini dan membuat cara berkendara sedikit lebih baik," kata Henry.

Dari sebuah program aplikasi yang mengubah telepon menjadi perangkat pelacak, sensor yang ditanam di jalan-jalan untuk mengukur volume lalu lintas dan kecepatan mobil, itu semua merupakan bagian dari IoT, di mana setiap perangkat terhubung satu sama lain, dengan manusia pemiliknya, lewat Internet. Semua data dikumpulkan dan dianalisa.

Pakar IoT Bhaskar Krishnamachari mengatakan teknologi yang saling terkait ini dapat membantu para perencana kota lebih menyadari lingkungan dan membantu mereka dalam menyusun rencana ke depan.

Ia menjelaskan, "Sensor-sensor pengukur segala sesuatu dari polusi hingga kondisi jalan, bangunan dan pemantau struktur jembatan serta lainnya, pada dasarnya perangkat-perangkat yang memantau lingkungan itu terhubung melalui IoT ke para pengambil keputusan, untuk memahami lebih baik kondisi infrastruktur kita."

IoT tidak hanya memberi pemahaman lebih mendalam tentang dunia, namun juga dapat membantu orang melihat diri mereka dengan cara baru. Perusahaan MemoMi Labs membuat cermin digital dengan kamera pada bagian atas cermin itu yang dapat menangkap gambar kita dari setiap sudut dan juga dapat mengubah warna pakaian yang kita kenakan.

Bridget Karlin dari perusahaan Intel mengatakan menjelang tahun 2020, diperkirakan 50 miliar perangkat akan saling terhubung di seluruh dunia.

Namun, masih ada kekhawatiran terkait privasi dan keamanan, menurut Bhaskar Krishnamachari.​

Ia menambahkan, "Jika kita menghubungkan perangkat-perangkat kita tidak hanya di rumah tetapi juga di kota-kota ke IoT, kita harus benar-benar yakin sistem itu tidak dapat diretas - bahwa orang lain tidak bisa mengoperasikan perangkat-perangkat kita tanpa sepengetahuan atau izin kita. Kenyataannya, ada kejadian di mana, seseorang meretas sistem lampu lalu lintas untuk kepentingannya sendiri."

XS
SM
MD
LG