Tautan-tautan Akses

Janda Pahlawan Sudan Selatan Minta Tentara Tinggalkan Presiden


Rebecca Nyandeng, janda pahlawan pembebasan Sudan Selatan, John Garang (foto: dok).
Rebecca Nyandeng, janda pahlawan pembebasan Sudan Selatan, John Garang (foto: dok).

Janda pahlawan pembebasan Sudan Selatan, John Garang meminta tentara pemerintah untuk meninggalkan Presiden Salva Kiir.

Rebecca Nyandeng mengatakan kepada VOA acara South Sudan in Focus, bahwa konflik internal negara tersebut terutama menguntungkan presiden, yang dia katakan mengumpulkan kekayaan sementara tentaranya tidak digaji.

"Saya meminta tentara SPLA untuk tidak berkelahi satu sama lain, untuk kembali berdamai, dan meninggalkan perang yang tidak masuk akal ini kepada Presiden Salva," kata Nyandeng hari Senin (29/5).

SPLA, yang memperjuangkan kemerdekaan Sudan Selatan dari Sudan, terbagi menjadi faksi pro dan kontra-pemerintah pada awal perang pada bulan Desember 2013.

Nyandeng mengatakan jika tentara pemerintah meletakkan senjata mereka, Salva Kiir "tidak akan bertahan pada kekuasaan."

Menurut PBB, lebih dari 1,8 juta warga Sudan Selatan telah meninggalkan negara tersebut sejak pertempuran pecah pada akhir 2013. 1,9 juta lainnya mengungsi dari rumah mereka.

Awal bulan ini, sebuah laporan PBB mengatakan, pasukan pro-pemerintah Sudan Selatan membunuh setidaknya 114 warga sipil antara Juli 2016 dan Januari 2017 di kota Yei.

Divisi Hak Asasi Manusia PBB di Sudan Selatan mengatakan,kejahatan tersebut termasuk pembantaian warga sipil sembarangan, pembunuhan yang ditargetkan dan pembakaran harta benda sipil "dapat digolongkan kejahatan perang." [ps/al]

Recommended

XS
SM
MD
LG