Tautan-tautan Akses

Jamur Chytrid, Ancaman Utama Katak Liar


Katak sebesar ibu jari yang ditemukan di gunung Toad ini telah dibebaskan oleh periset dari Smithsonian Institute setelah diperiksa kesehatannya dari jamur chytrid (Foto: dok).

Katak sebesar ibu jari yang ditemukan di gunung Toad ini telah dibebaskan oleh periset dari Smithsonian Institute setelah diperiksa kesehatannya dari jamur chytrid (Foto: dok).

Para ilmuwan di California mengatakan infeksi jamur yang telah membunuh ratusan spesies amfibi di seluruh dunia, merupakan ancaman dehidrasi yang berbahaya bagi katak.

Para peneliti mengatakan efek dehidrasi yang disebabkan oleh tingginya tingkat jamur yang disebut chytrid itu menyebabkan serangan jantung pada katak liar. Mereka mengatakan jamur jenis itu mengganggu keseimbangan cairan dan elektrolit, yang sangat menguras kadar natrium dan kalium dan menyebabkan kematian.

Para ilmuwan meneliti katak gunung liar berkaki kuning di pegunungan Sierra Nevada, California. Mereka mengatakan penting bahwa sampel darah katak yang mereka analisis itu diambil ketika terjadi wabah jamur chytrid. Pengambilan sampel itu dilakukan demikian karena para ilmuwan jarang memiliki kesempatan untuk mempelajari fisiologi hewan di alam liar, ketika epidemi melanda ekosistemnya.

Sampel darah yang digunakan dalam penelitian itu diambil pada tahun 2004 ketika chytrid terdeteksi di pegunungan Sierra Nevada. Sejak itu, para peneliti mengatakan populasi katak di wilayah itu telah berkurang 95 persen. Mereka mengatakan kemerosotan populasi katak itu terutama disebabkan oleh infeksi jamur.

Para ilmuwan mengatakan jamur chytrid telah memusnahkan lebih dari 200 spesies amfibi di seluruh dunia.

Studi yang dilakukan oleh para peneliti di San Francisco State University dan University of California, Berkeley, dan hasilnya diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE (Public Library of Science ONE).
XS
SM
MD
LG