Tautan-tautan Akses

Jam Malam Diberlakukan di Aden pasca Bentrokan Pasukan Yaman dan Milisi


Pasukan koalisi melakukan patroli di kota Aden, Yaman (foto: dok).

Pasukan koalisi melakukan patroli di kota Aden, Yaman (foto: dok).

Pihak berwenang di kota Aden, Yaman selatan Senin (4/1) mengatakan jam malam itu berlaku hingga waktu yang tidak ditentukan.

Kota pelabuhan Aden di Yaman berada di bawah jam malam dari petang hingga pagi setelah pertempuran antara milisi anti-pemerintah dan pasukan pemerintah menewaskan paling sedikit 22 orang hari Senin (4/1).

Pihak berwenang mengatakan jam malam sepanjang malam itu berlaku hingga waktu yang tidak ditentukan, dan bahwa itu adalah "tindakan pencegahan untuk mencegah unsur-unsur bersenjata bergerak dengan bebas."

Orang-orang bersenjata menembaki pasukan pemerintah yang tiba di kota Aden untuk berusaha mengamankan fasilitas pelabuhan. Baku tembak itu menewaskan 22 orang dari kedua belah pihak sebelum Yaman mampu menguasai pelabuhan.

Kawanan bersenjata itu diduga adalah separatis yang bergabung dengan pemerintah dalam memerangi pemberontak Houthi, tetapi mereka menuntut kemerdekaan di selatan.

Juga di Aden hari Senin, orang-orang bersenjata menembak mati ulama sufi moderat, Sheikh Ali Othman al-Gailani, ketika dia meninggalkan masjid.

Sufi adalah bentuk mistik Islam Sunni yang ditentang keras oleh ISIS dan ekstremis lainnya, tetapi belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan hari Senin itu. [sp/ds]

XS
SM
MD
LG