Tautan-tautan Akses

Jam Malam di Baghdad Berakhir Beberapa Jam setelah Pengeboman Maut


Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Wakil Presiden Joe Biden bertemu dengan Perdana Menteri Irak Haider Al-Abadi, kedua kiri, dalam pertemuan bilateral di Konferensi Keamanan Munich (MSC) ke-51 di Munich, Jerman, Sabtu, 7 Februari 2015. (AP Photo/Jim Watson, Pool)

Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Wakil Presiden Joe Biden bertemu dengan Perdana Menteri Irak Haider Al-Abadi, kedua kiri, dalam pertemuan bilateral di Konferensi Keamanan Munich (MSC) ke-51 di Munich, Jerman, Sabtu, 7 Februari 2015. (AP Photo/Jim Watson, Pool)

Larangan keluar rumah yang telah berlaku satu dekade di Baghdad telah berakhir, hanya beberapa jam setelah serangkaian pengeboman menewaskan sekurang-kurangnya 37 orang dan melukai banyak lainnya.

Larangan tersebut berakhir pada Sabtu (7/2) tengah malam, membuat penduduk dapat keluar di jalan-jalan pada Minggu dini hari. Jam malam itu semula diberlakukan di ibukota dalam upaya mengurangi kekerasan dan penculikan.

Dalam salah satu serangan hari Sabtu, seorang pelaku serangan bunuh diri meledakkan bom di jalan yang ramai dekat sebuah restoran, sehingga menewaskan sedikitnya 22 orang dan melukai banyak lainnya.

Dalam perkembangan lain hari Sabtu, Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi bertemu dengan Wakil Presiden Amerika Joe Biden dan Menteri Luar Negeri John Kerry di Munich. Menurut para pejabat Amerika, mereka membahas upaya-upaya memerangi kelompok militan Negara Islam dan membahas pentingnya pendekatan “pemerintah secara menyeluruh” untuk menyediakan tata kelola pemerintahan lokal, rekonstruksi dan peluang ekonomi yang mantap di daerah-daerah yang dibebaskan dari kelompok militan tersebut.

XS
SM
MD
LG