Tautan-tautan Akses

AS

Jaksa Agung AS: Kasus Heroin, Krisis Kesehatan Publik


Jaksa Agung Amerika Eric Holder khawatir meningkatnya kematian akibat heroin sebagai krisis kesehatan publik di AS (foto: dok).

Jaksa Agung Amerika Eric Holder khawatir meningkatnya kematian akibat heroin sebagai krisis kesehatan publik di AS (foto: dok).

Jaksa Agung Amerika Eric Holder hari Senin (10/3) menyebut meningkatnya kematian akibat heroin sebagai “krisis kesehatan publik yang urgen dan meningkat”.

Jaksa Agung Amerika Eric Holder hari Senin (10/3) menyebut meningkatnya kematian akibat heroin sebagai “krisis kesehatan publik yang urgen dan meningkat”, dan mengatakan tim perespon pertama sebaiknya selalu membawa obat yang bisa meredakan efek overdosis heroin.

Pesan video yang dipasang di situs Departemen Kehakiman Amerika itu mencerminkan keprihatinan pemerintah Amerika tentang meluasnya penggunaan heroin dan resep obat penawar rasa sakit. Jumlah kematian akibat overdosis heroin meningkat 45 persen antara 2006 dan 2010, kata Kantor Kebijakan Pengendalian Narkoba di Gedung Putih.

Dukungan Jaksa Agung Holder untuk sebuah obat penangkal yang bisa digunakan untuk menyelamatkan korban overdosis itu menyerupai kebijakan Gedung Putih terkait narkoba, yang juga menghimbau semua tim perespon agar selalu membawa obat penangkal itu.

Setidaknya 17 negara bagian Amerika dan Washington DC mengijinkan penggunaan obat yang dikenal dengan merk Narcan itu bagi publik, sementara beberapa negara bagian lain sedang memproses RUU untuk memperluas akses ke obat itu.

Para pendukungnya mengatakan Narcan, yang tersedia dalam bentuk semprotan dan suntikan, berpotensi menyelamatkan jiwa jika diberikan dalam jangka waktu tertentu. Tetapi penentangnya khawatir akses yang lebih mudah kepada obat itu bisa mendorong penggunaan narkoba.
XS
SM
MD
LG