Tautan-tautan Akses

Jajak Pendapat: Rakyat Ekuador Setuju 'Reformasi'


Presiden Ekuador Rafael Correa (tengah) memberikan suaranya dalam referendum di Quito, Sabtu (7/5).

Presiden Ekuador Rafael Correa (tengah) memberikan suaranya dalam referendum di Quito, Sabtu (7/5).

Reformasi yang diusulkan dalam referendum di Ekuador ini mencakup beraneka ragam isu, termasuk larangan adu banteng dan judi.

Pemerintahan Presiden Ekuador Rafael Correa menyatakan kemenangan setelah jajak pendapat menunjukkan para pemilih menyetujui reformasi yang diusulkan, meskipun ada kecaman terhadap langkah-langkah baru bisa memberikan kekuasaan terlalu banyak kepada Presiden.

Hasil jajak pendapat dari perusahaan swasta SP Investigaciones mengenai hasil referendum yang berlangsung Sabtu, menunjukkan lebih dari 60 persen pemilih telah menjawab "Ya" bagi 10 pertanyaan mengenai referendum.

Reformasi yang diusulkan mencakup beraneka ragam isu, termasuk larangan adu banteng dan judi hingga peningkatan kontrol perwakilan eksekutif dalam penunjukan hakim.

Referendum juga mengikutsertakan usulan untuk membentuk panel yang mengontrol isi media dan pertanggungjawaban dari wartawan secara individu. Sejumlah pihak mengatakan usulan ini ditujukan untuk membungkam perbedaan pendapat. Reformasi pers lainnya yang terkait adalah larangan bagi perusahaan media untuk turut serta dalam kepentingan pihak komersial.

Para pemimpin oposisi mengatakan Correa menggunakan referendum ini untuk meningkatkan kekuasaannya.

XS
SM
MD
LG