Tautan-tautan Akses

Jackie Chan Jadi Duta Anti-Narkoba Singapura


Bintang seni bela diri Jackie Chan memberikan tanda tangan di Hong Kong. (Foto: Dok)

Bintang seni bela diri Jackie Chan memberikan tanda tangan di Hong Kong. (Foto: Dok)

Chan mengatakan merasa sangat malu karena putranya, Jaycee, telah ditahan karena kasus narkoba, dan ia memperingatkan anak-anak muda Singapura akan bahaya narkoba.

Jackie Chan menjadi selebriti pertama yang diangkat menjadi duta anti-narkoba oleh Singapura dan bintang film kung fu tersebut memperingatkan anak-anak muda di negara kota itu atas bahaya narkoba saat ia berbicara mengenai kejahatan narkoba putranya.

Putra Chan yang juga aktor, Jaycee Chan, dibebaskan dari penjara China Februari lalu setelah menjalani hukuman enam bulan karena dakwaan narkoba.

Ia telah resmi didakwa tahun lalu dengan "kejahatan menampung orang lain untuk memakai narkoba" setelah diuji positif untuk mariyuana dan polisi mengatakan mereka telah menemukan 100 gram narkoba itu di rumahnya di Beijing.

"Saya tidak pernah berpikir itu akan terjadi pada keluarga saya. Di hari saya mengetahui hal itu, saya sangat malu, sangat marah. Bagaimana itu bisa terjadi?" ujar Chan. "Saya sangat marah namun hal itu membuat saya semakin bertekad melawan narkoba."

Chan, dinamakan duta anti-narkoba oleh Beijing pada 2009, berniat mencegah anak-anak muda yang telah berkumpul untuk melihatnya pada acara di Singapura terlibat dengan narkoba.

"Jangan berpikir kamu tidak akan ketagihan, karena bukan saja kamu akan menyakiti diri sendiri... hal itu akan menyakiti keluargamu," ujar aktor itu.

"Agar punya uang, kamu akan mencuri, merampok. Pada akhirnya, kamu menyakiti negara, keluarga, anak... ini efek domino."

Chan muda, aktor dan penyanyi berusia 32 tahun, minta maaf atas tindakannya pada saat bebas penjara. Penggunaan ketamin dan metamfetamin telah meningkat di China pada tahun-tahun terakhir dan Beijing terus menjatuhkan hukuman berat atas penggunaan mariyuana.

XS
SM
MD
LG