Tautan-tautan Akses

Israel Tutup Pintu Masuk ke Tepi Barat dan Jalur Gaza Selama Paskah


Para pria Yunani Ultra-Orthodox antri mengambil air untuk membuat matza, roti khusus yang dibuat untuk perayaan Paskah, di dekat Yerusalem (21/4).

Para pria Yunani Ultra-Orthodox antri mengambil air untuk membuat matza, roti khusus yang dibuat untuk perayaan Paskah, di dekat Yerusalem (21/4).

Israel secara rutin menutup akses dari wilayah Palestina untuk acara keagamaan besar Yahudi, dengan pengecualian untuk tindakan medis dan kemanusiaan.

Dengan alasan keamanan, Israel telah mengumumkan akan memblokir semua titik masuk antara negara itu dan wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza selama hari raya Paskah Yahudi.

Kelompok teroris Palestina Hamas mengaku bertanggung jawab atas bom bunuh diri hari Senin yang melukai 20 orang di Yerusalem. Sejak Oktober 2015, 201 warga Palestina dan 28 orang Israel telah tewas dalam bentrokan antara kedua belah pihak.

Menurut seorang juru bicara pemerintah Israel Kamis, blokade dimulai setelah "evaluasi situasi keamanan," tetapi tidak ada rincian yang dirilis tentang potensi ancaman yang dimaksud.

Selama Paskah, ribuan orang Yahudi membanjiri Yerusalem dan tempat-tempat suci lainnya di seluruh negara itu untuk merayakan Paskah, dan Israel khawatir bahwa para peziarah Yahudi ke Bukit Bait Suci, yang dianggap suci oleh orang Yahudi, Muslim dan Kristen, bisa berfungsi sebagai katalis untuk serangan lebih lanjut.

Israel secara rutin menutup akses dari wilayah Palestina untuk acara keagamaan besar Yahudi, dengan pengecualian untuk tindakan medis dan kemanusiaan.

Blokade dimulai pada tengah malam Jumat dan akan berlaku sampai Sabtu tengah malam. [as/uh]

XS
SM
MD
LG