Tautan-tautan Akses

Israel Gempur Gaza, Netanyahu Peringatkan Perang Bisa Lama


Warga Palestina mencari korban di reruntuhan sebuah rumah yang hancur akibat serangan udara Israel di Rafah, Jalur Gaza selatan, 29 Juli 2014.

Warga Palestina mencari korban di reruntuhan sebuah rumah yang hancur akibat serangan udara Israel di Rafah, Jalur Gaza selatan, 29 Juli 2014.

Serangan pesawat tempur dan tank Israel telah menewaskan sedikitnya 100 orang di Jalur Gaza, menjadikan korban tewas secara keseluruhan lebih dari 1.100 orang sejak konflik Gaza berlangsung.

Para pejabat kesehatan Palestina menyatakan serangan pesawat tempur dan tank Israel telah menewaskan sedikitnya 100 orang di Jalur Gaza, sementara militer melanjutkan operasinya, yang menurut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bisa berlangsung lama.

Pejabat kesehatan Palestina mengatakan korban tewas secara keseluruhan lebih dari 1.100 orang pada hari Selasa, sebagian besar warga sipil, setelah serangan udara yang paling luas oleh pasukan Israel sejak pertempuran dimulai tiga minggu lalu.

Target termasuk rumah pemimpin Hamas di Gaza dan kompleks televisi dan radio Al Aqsa yang dikelola Hamas.

Serangan terjadi beberapa jam setelah Netanyahu, dalam pidato televisi, memberitahu rakyat Israel agar bersiap-siap menghadapi perang berkepanjangan melawan Hamas.

Katanya operasi militer tidak akan berakhir tanpa penghancuran jaringan terowongan yang digunakan Hamas untuk menyelundup ke Israel.

Selasa (29/7), militer mengumumkan bahwa 5 tentaranya dibunuh oleh pejuang yang menggunakan salah satu terowongan itu. Sekitar 53 tentara Israel dan 3 warga sipil telah tewas sejak 8 Juli.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG