Tautan-tautan Akses

Israel Siap Berunding dengan Palestina, Asal Tanpa Syarat


PM Israel Benjamin Netanyahu bersedia kembali ke meja perundingan dengan Palestina asal tanpa prasyarat apapun.

PM Israel Benjamin Netanyahu bersedia kembali ke meja perundingan dengan Palestina asal tanpa prasyarat apapun.

Palestina menuntut Israel menghentikan pembangunan permukiman di kawasan pendudukan sebelum perundingan bisa dibuka kembali.

Israel mengatakan telah menerima usul Kuartet Timur Tengah untuk melanjutkan perundingan damai dengan Palestina, tapi tanpa prasyarat.

Tapi, kata Perdana Menteri Benyamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan, Israel juga punya beberapa keprihatinan tentang usul Kuartet itu, yang akan dijelaskannya pada waktunya nanti. Ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Pejabat senior Palestina, Saeb Erakat menuduh Netanyahu menipu dunia internasional dengan menerima usul Kuartet itu, tanpa menjelaskan bahwa Israel juga menerima beberapa persyaratan sebelum perundingan damai bisa dimulai.

Erakat mengulangi tuntutan sejak lama supaya Israel menghentikan pembangunan permukiman di kawasan pendudukan yang akan dijadikan bagian negara Palestina.

Mediator Kwartet perdamaian Timur Tengah (Amerika, Uni Eropa, PBB dan Rusia) mengeluarkan pernyataan bulan lalu yang menyerukan dilanjutkannya perundingan "tanpa ditunda atau prasyarat."

Pernyataan itu tidak secara jelas menyebutkan penghentian permukiman. Tapi menyerukan kedua belah pihak "untuk menahan diri dari tindakan-tindakan provokatif" dan mengutip kewajiban mereka di bawah rencana "peta jalan" tahun 2003, sebuah rencana yang didukung Amerika yang menyerukan penghentian aktivitas permukiman.

Palestina mengatakan pernyataan itu juga mengakomodasi permintaan mereka atas garis-garis perbatasan dengan Israel pra-tahun 1967 sebagai dasar perundingan untuk perbatasan.

Pejabat tinggi Palestina Saeb Erekat mengatakan pernyataan Kwartet mewajibkan Israel untuk menerima beberapa ketentuan sebelum perundingan dimulai, termasuk penghentian permukiman.

Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta hari Minggu memperingatkan bahwa Israel bisa semakin dikucilkan di Timur Tengah. Ia mengatakan para pemimpin Israel harus memulai kembali perundingan dengan Palestina dan berupaya memulihkan hubungan dengan Mesir dan Turki.

XS
SM
MD
LG