Tautan-tautan Akses

Israel Salahkan Iran Atas Bentrokan di Perbatasan Lebanon


PM Israel Benjamin Netanyahu menyalahkan Iran atas bentrokan mematikan hari Rabu (28/1) di perbatasan Lebanon.

PM Israel Benjamin Netanyahu menyalahkan Iran atas bentrokan mematikan hari Rabu (28/1) di perbatasan Lebanon.

Bentrokan antara militer Israel dan Hizbullah menewaskan dua tentara Israel dan seorang penjaga perdamaian PBB, Rabu (28/1).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyalahkan Iran atas bentrokan mematikan hari Rabu (28/1) di perbatasan Lebanon, peningkatan pertempuran yang terbesar di sana sejak perang tahun 2006 antara Israel dan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran.

Netanyanu hari Kamis (29/1) mengatakan Israel akan terus mempertahankan diri dari segala ancaman, "baik dari dekat maupun jauh."

Perbatasan antara Israel dan Lebanon tenang hari Kamis, sehari setelah bentrokan antara Israel dan Hizbullah menewaskan dua tentara Israel dan seorang penjaga perdamaian PBB.

Pertempuran hari Rabu dimulai oleh Hizbullah yang meluncurkan roket-roket untuk menyerang konvoi militer Israel di perbatasan. Israel membalas dengan serangan udara dan penembakan.

Hizbullah mengatakan serangan roket, yang menewaskan dua tentara Israel dan melukai tujuh orang lainnya, adalah pembalasan atas serangan udara, yang menurut mereka dilakukan oleh Israel, menewaskan enam anggota Hizbullah dan seorang jenderal Iran awal bulan ini di Suriah.

Seorang petugas penjaga perdamaian dari Spanyol yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon Selatan juga tewas dalam bentrokan hari Rabu.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG