Tautan-tautan Akses

Israel Pertimbangkan Insentif AS bagi Pembekuan Permukiman Baru


Israel merencanakan pembangunan 1.300 apartemen baru di Yerusalem Timur.

Israel merencanakan pembangunan 1.300 apartemen baru di Yerusalem Timur.

Pekan lalu, pemerintah Israel mengumumkan rencana membangun 1.300 apartemen baru di Yerusalem Timur.

Pemerintah Israel sedang mempertimbangkan tawaran insentif Amerika bagi rencana pembekuan sebagian pembangunan permukiman, suatu langkah yang dimaksudkan untuk menghidupkan kembali perundingan yang macet dengan Palestina.

Rencana itu mencakup moratorium selama tiga bulan mengenai pembangunan permukiman Tepi Barat, tetapi tidak mencakup wilayah Yerusalem Timur. Pekan lalu, Israel mengumumkan rencana membangun 1.300 apartemen baru di Yerusalem Timur.

Para analis memperkirakan pemerintah akan meloloskan moratorium itu, meskipun ada kritik keras dari kalangan politisi konservatif Israel dan para pemimpin Palestina.

Perunding Palestina Saeb Erekat mengatakan kepada kantor berita Associated Press hari Senin bahwa Palestina ingin Israel menghentikan semua kegiatan pembangunan, termasuk di Yerusalem Timur, sebelum perundingan perdamaian langsung dapat dimulai.

Sementara itu, beberapa anggota sayap kanan dalam pemerintah Israel menyatakan persetujuan atas rencana itu akan menunjukkan ketidakmampuan Israel menahan tekanan Amerika.

Menurut rincian awal usulan tersebut, Amerika diperkirakan akan menjual 20 jet tempur canggih kepada Israel dan menghambat resolusi anti-Israel di PBB dan forum internasional nasional lainnya.

XS
SM
MD
LG