Tautan-tautan Akses

Israel Mulai Hancurkan Perumahan Warga Palestina


Anak-anak dan remaja Palestina di Hebron, Tepi Barat, melakukan demonstrasi anti Israel sebagai solidaritas terhadap masjid al-Aqsa (14/11).

Anak-anak dan remaja Palestina di Hebron, Tepi Barat, melakukan demonstrasi anti Israel sebagai solidaritas terhadap masjid al-Aqsa (14/11).

Pihak berwenang Israel mengatakan, mereka telah mengeluarkan perintah penghancuran rumah kepada keluarga-keluarga beberapa warga Palestina di Tepi Barat yang terkait dengan aksi serangan terhadap warga Israel.

Pihak militer mengutarakan hari Senin (17/11), perintah penghancuran perumahan warga Palestina yang terkait dengan serangan terhadap warga Israel itu telah dikeluarkan beberapa minggu belakangan ini.

Untuk tugas mereka, pihak kepolisian mengemukakan, mereka telah menargeti beberapa rumah di Yerusalem timur untuk dihancurkan atau digembok, tetapi masih menanti persetujuan final pemerintah sebelum dilaksanakan.

Tindakan tersebut menandai dimulainya kembali sebuah kebijakan yang banyak dikecam yang sempat dihentikan sembilan tahun lalu, setelah para pejabat keamanan mempersoalkan manfaatnya.

Awal bulan ini, PM Benyamin Netanyahu menyatakan kebijaksanaan penghancuran rumah akan diberlakukan kembali sebagai tanggapan terhadap gelombang serangan warga Palestina kepada warga Israel di Yerusalem.

Perintah penghancuran rumah ini dikeluarkan di tengah-tengah ketegangan yang tinggi mengenai perselisihan tempat suci di kota tua itu. Umat Yahudi menyebut Temple Mount tempat ibadah mereka di zaman Alkitab, sedangkan umat Islam menganggap masjid al-Aqsa sebagai tempat suci ketiga setelah dua masjid lain di Arab Saudi.

Sementara itu, Uni Eropa sedang mempertimbangkan apakah akan menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Israel karena membangun permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang didudukinya. Pembangunan itu bisa menghalangi Yerusalem Timur menjadi ibukota negara Palestina di masa depan.

XS
SM
MD
LG