Tautan-tautan Akses

ISIS Tambah Pasukan di Ramadi


Seorang militan ISIS memasang bendera di sebuah jalanan di kota Ramadi (foto: dok).

Seorang militan ISIS memasang bendera di sebuah jalanan di kota Ramadi (foto: dok).

PM Irak Haider al-Abadi Senin (25/5) mengatakan bahwa kota Ramadi akan bisa direbut kembali dari militan ISIS dalam beberapa hari mendatang.

ISIS memperkuat jajarannya di kota Ramadi, Irak, sementara pasukan militer dan paramiliter berencana melakukan serangan balasan di ibukota provinsi Anbar itu.

Koalisi pimpinan Amerika mengurangi serangan udara di Ramadi semalam, dan memfokuskan sebagian besar dari 25 serangan di Irak terhadap kubu-kubu ISIS di Mosul dan kota Baghdadi. Sepuluh serangan lainnya menarget posisi-posisi ISIS di Suriah.

Seorang wartawan Alhurra di Irak mengatakan kepada VOA hari Minggu bahwa pejuang ISIS telah mengepung Baghdadi dan Haditha, yang terletak di barat Ramadi yang dilewati jalan raya menuju Suriah.

Dalam sebuah wawancara yang disiarkan hari Senin (25/5), Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengatakan kepada BBC bahwa kota Ramadi akan direbut kembali dari militan ISIS dalam beberapa hari mendatang.

Pemimpin Irak itu mengakui ISIS telah mengalahkan pasukan militer yang mundur dan membuat Menteri Pertahanan Amerika Ashton Carter hari Minggu mempertanyakan kemauan Irak untuk mengalahkan ISIS. Namun, al-Abadi menyatakan keyakinannya akan kemampuan pasukan Irak mendorong mundur garis depan terbaru, yang dicapai oleh ISIS dalam konflik itu.

XS
SM
MD
LG