Tautan-tautan Akses

ISIS Lanjutkan Upaya Penghancuran Situs Warisan Dunia Palmyra


Kota tua Romawi, Palmyra, Suriah (Foto: dok.)

Kota tua Romawi, Palmyra, Suriah (Foto: dok.)

Kepala Departemen Purbakala Suriah mengatakan militan ISIS telah menghancurkan tiga menara makam kuno di pusat kota Palmyra, melanjutkan upaya untuk menghancurkan Situs Warisan Dunia itu.

Maamoun Abdulkarim mengatakan Jumat (4/9) militan menghancurkan tiga menara makam terkenal itu dalam beberapa hari terakhir termasuk Menara Elahbel yang dibangun pada tahun 103 Masehi. Informasi itu, katanya, sebagian berdasarkan citra satelit yang disediakan oleh Boston University di AS.

Ini merupakan salah satu dari serangkaian aksi pengerusakan yang sengaja dilakukan oleh ISIS sejak merebut Palmyra dari kontrol pemerintah Suriah pada bulan Mei. Militan ISIS sebelumnya menghancurkan dua kuil era Romawi di kota itu, termasuk Bait Bel.

Sebelumnya pekan ini, kepala badan PBB urusan budaya, UNESCO, menyebut penghancuran Palmyra sebagai "kejahatan terhadap peradaban yang tidak bisa dibiarkan."

ISIS mengklaim peninggalan dan situs ibadah kuno itu mempromosikan penyembahan berhala. Mereka juga telah meledakkan beberapa peninggalan bersejarah di Irak.

Palmyra adalah sebuah kota kafilah penting pada masa Kekaisaran Romawi, kota yang dilalui menuju ke India, China, dan Persia. Sebelum pecahnya konflik Suriah pada bulan Maret 2011, situs UNESCO itu adalah salah satu tempat wisata yang sangat diminati di Timur Tengah.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG