Tautan-tautan Akses

ISIS Klaim Serangan Bunuh Diri di Masjid Arab Saudi


Pasukan keamanan Arab Saudi memeriksa kerusakan akibat serangan bunuh diri di masjid kota Abha, Saudi selatan, Kamis (6/8).

Pasukan keamanan Arab Saudi memeriksa kerusakan akibat serangan bunuh diri di masjid kota Abha, Saudi selatan, Kamis (6/8).

ISIS menyatakan hal itu lewat Twitter Kamis (6/8) beberapa jam setelah serangan bunuh diri di masjid kota Abha di Saudi selatan yang menewaskan 15 orang.

Sebuah afiliasi ISIS yang baru hari Kamis (6/8) mengaku bertanggung jawab menewaskan 15 orang dalam serangan bom bunuh diri di sebuah masjid Arab Saudi yang digunakan oleh pasukan keamanan.

ISIS cabang Propinsi Hijaz menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu. ISIS menyatakan hal itu lewat Twitter beberapa jam setelah serangan bunuh diri di masjid kota Abha di selatan. Kota ini dekat dengan perbatasan selatan Arab Saudi dengan Yaman yang dilanda perang.

Pernyataan ISIS Provinsi Hijaz mengatakan kelompok itu menargetkan sebuah " bangunan orang-orang murtad." Hijaz merupakan bagian barat Arab Saudi, di mana terdapat dua tempat suci Islam, Mekkah dan Madinah.

Dua belas dari yang tewas adalah peserta latihan Senjata khusus dan unit Taktis, yang bertugas menjaga keamanan dalam negeri, sementara tiga orang lainnya adalah pekerja di kompleks itu. Tujuh orang lainnya luka-luka dalam ledakan tersebut.

Seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan penyelidikan awal menunjukkan serangan dilakukan oleh penyerang bunuh diri yang mengenakan rompi bahan peledak.

Afiliasi-afiliasi ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas beberapa serangan mematikan dalam beberapa bulan terakhir terhadap pos-pos pemeriksaan polisi di ibukota, Riyadh, dan membantai anggota komunitas Syiah.

Kantor berita Arab Saudi mengatakan Gubernur Provinsi Asir, Pangeran Faisal bin Khaled bin Abdel Aziz, mengunjungi tempat serangan dan para korban yang menderita luka di rumah sakit. Dia mengutuk serangan itu sebagai usaha mendestabilisasi negara dan menimbulkan ketakutan di kalangan rakyat.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG