Tautan-tautan Akses

ISIS Klaim 2 Serangan Bunuh Diri di Beirut, 41 Tewas


Tentara Lebanon menahan tersangka penyerang dekat lokasi dua serangna bunuh diri di Burj al-Barajneh, pinggiran kota Beirut, Lebanon (12/11).

Tentara Lebanon menahan tersangka penyerang dekat lokasi dua serangna bunuh diri di Burj al-Barajneh, pinggiran kota Beirut, Lebanon (12/11).

Serangan itu menarget Burj al-Barajneh, kawasan perdagangan sibuk dan perumahan yang dikuasai Hizbullah, yang pejuang-pejuangnya mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Kelompok militan Negara Islam (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas dua serangan bom bunuh diri di pinggiran Beirut hari Kamis (12/11), menewaskan sedikitnya 41 orang dan melukai lebih dari 200. Klaim militan itu belum diverifikasi pihak ketiga, tetapi serangan itu mengikuti pola yang sama dengan serangan teroris ISIS.

Kedua ledakan itu menarget Burj al-Barajneh, kawasan perdagangan yang sibuk dan perumahan yang dikuasai Hizbullah, yang pejuang-pejuangnya mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Polisi mengatakan kedua ledakan terpisah beberapa menit. Tubuh penyerang ketiga, dengan sabuk bunuh diri yang tidak meledak, ditemukan di antara reruntuhan.

Mereka yang selamat melaporkan darah dan mayat di mana-mana. Seorang laki-laki mengatakan, ia mengira dunia akan kiamat.

Seorang pejabat Hizbullah, yang umumnya Shiah, mengatakan serangan teroris hari Kamis itu tidak akan menghalangi kelompok itu mengejar ISIS yang umumnya orang-orang Sunni.

Kawasan Burj al-Barajneh di Beirut pernah dihantam serangan teroris dan kelompok militan Sunni mengancam akan melakukan serangan lagi.

Gedung Putih mengutuk "sangat keras" serangan "mengerikan" hari Kamis dan menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban.

Juru bicara Ned Price mengatakan, "Aksi teror seperti itu hanya memperkuat komitmen kami mendukung lembaga-lembaga negara Lebanon, termasuk layanan keamanan, untuk memastikan Lebanon yang stabil, berdaulat dan aman." [ka]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG