Tautan-tautan Akses

ISIS Eksekusi Puluhan Orang di Suriah

  • Edward Yeranian

Pasukan Turki mengawasi dari perbatasan di kota Suruc, saat ISIS menggempur kota Kobani di Suriah yang dikuasai pejuang Kurdi, Kamis (25/6).

Pasukan Turki mengawasi dari perbatasan di kota Suruc, saat ISIS menggempur kota Kobani di Suriah yang dikuasai pejuang Kurdi, Kamis (25/6).

Lima puluh orang dilaporkan tewas setelah militan ISIS merebut bagian dari kota Hassaka di Suriah timur laut. Para saksi juga melaporkan kelompok ekstrimis mengeksekusi 20 orang di dekat kota Kobani, dekat perbatasan Turki.

Penduduk sipil melarikan diri dari pertempuran hari Kamis (25/6) di ibukota provinsi Suriah Hassaka, di timur laut, selagi militan ISIS mulai memasuki kota itu. Pasukan pemerintah Suriah menguasai bagian-bagian selatan kota dan para pejuang milisi Kurdi menguasai wilayah utara.

Rami Abdel Rahman dari Observatorium bagi Hak Asasi Suriah yang berkantor di London berkeras pertempuran terus berlanjut untuk merebut Hassaka.

Dia mengatakan ISIS telah menguasai sebagian kota Hassaka untuk pertama kalinya, termasuk daerah-daerah Nashwa dan Syariah, tapi pertempuran dan bentrokan terus berlangsung dan ribuan warga melarikan diri dari daerah-daerah itu untuk mencari tempat yang lebih aman.

Media Arab melaporkan lebih dari 50 orang tewas dalam pertempuran di Hassaka dan sekitarnya, termasuk sejumlah eksekusi oleh ISIS.

Para saksi melaporkan bahwa ISIS juga menghukum mati 20 orang di sebuah kota kecil di selatan Ain al Arab, atau Kobani, di perbatasan Turki.

Video amatir yang menunjukkan penyerang dengan bom mobil ISIS melakukan pengeboman di kota perbatasan Kobani, yang dikuasai Kurdi. Mobil itu diledakkan di depan pangkalan milisi Kurdi.

Sumber-sumber Kurdi mengklaim paling sedikit 12 orang tewas dalam ledakan tersebut dan puluhan lainnya luka-luka. Serangan ISIS tampaknya tidak diduga oleh pejuang Kurdi, setelah kemenangan baru-baru ini membawa mereka ke kota Ain Aissa, hanya 50 kilometer sebelah utara markas ISIS di Raqqa.

Profesor ilmu politik Universitas Paris, Khattar Abou Diab mengatakan kepada VOA, dia yakin pejuang Kurdi tidak mempunyai cukup pasukan untuk mempertahankan wilayah yang mereka kuasai di sekitar Kobani.

Abou Diab mengatakan militan ISIS kemungkinan besar menyerang dari kota Jarablus, Suriah, dengan mengenakan pakaian seragam para pejuang milisi Kurdi atau Tentara Suriah Bebas.

Dia menambahkan bahwa pasukan Kurdi telah maju ke posisi 50 kilometer di utara Ibukota ISIS, Raqqa, tetapi tidak mempunyai cukup pasukan untuk maju lebih jauh. Beberapa sumber Kurdi mengklaim militan masuk ke Kobani melalui wilayah Turki, tetapi sumber-sumber lain mengatakan mereka masuk melalui wilayah Suriah. Kedua pernyataan tersebut belum bisa dikukuhkan.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG