Tautan-tautan Akses

Iran Tuduh Saudi Gembok Jemaah Haji yang Luka dan Tewas


Para petugas penyelamat mengangkut korban luka-luka dalam insiden desak-desakan jemaah haji di Mina, September tahun lalu (foto: dok).

Para petugas penyelamat mengangkut korban luka-luka dalam insiden desak-desakan jemaah haji di Mina, September tahun lalu (foto: dok).

Pemimpin tertinggi Iran hari Senin (5/9) mengatakan pihak berwenang Arab Saudi “membunuh” jemaah haji yang luka-luka dalam insiden desak-desakan jemaah haji tahun lalu.

“Orang Saudi yang tidak berperasaan dan pembunuh menggembok orang yang luka bersama yang meninggal dalam peti kemas – bukannya menyediakan pengobatan medis dan menolong mereka atau sedikitnya memberi minum yang kehausan. Mereka membunuh para jemaah,” kata Ayatollah Ali Khamenei dalam pernyataan di situs internetnya memperingati ulang tahun bencana tersebut. Ia tidak memberi bukti yang mendukung tuduhannya.

Insiden desak-desakan jemaah dan yang terinjak-injak bulan September tahun 2015 menewaskan paling sedikit 2.426 orang, menurut hasil penghitungan Associated Press.

Teheran telah mengatakan 464 dari yang meninggal adalah warga Iran dan menuduh 'salah-urus' musim haji tahunan oleh Saudi sebagai penyebab bencana itu.

Khamenei juga menuduh Arab Saudi bertanggung-jawab atas insiden jatuhnya derek (crane) sebelumnya di Mekah yang menewaskan 111 orang.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Ghasemi (foto: dok).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Ghasemi (foto: dok).

mengatakan kementerian itu telah membentuk komite untuk menyelidiki hal tersebut dan akan mengajukannya ke forum internasional, tanpa menjelaskan lebih jauh.

Desak-desakan haji tersebut telah menyebabkan kambuhnya lagi ketegangan antara Iran dan Arab Saudi, yang bersaingan di kawasan itu dan mendukung pihak-pihak yang bermusuhan dalam perang saudara di Suriah dan Yaman.

Kedua negara memutuskan hubungan diplomatik bulan Januari setelah Arab Saudi mengeksekusi seorang ulama terkemuka Shiah dan massa Iran yang marah menyerbu misi diplomatik Saudi.

Pihak berwenang Saudi belum merilis hasil temuan penyelidikan mereka mengenai bencana haji itu. Pernyataan-pernyataan awal memberi indikasi bencana desak-desakan dan terinjak-terinjak itu terjadi ketika paling sedikit dua kelompok besar jemaah bersimpangan jalan. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG