Tautan-tautan Akses

Iran Tahan Belasan Wartawan Terkait Media Asing


Para aktivis organisasi 'Reporters Without Borders' melakukan unjuk rasa di luar kantor Iran di Paris menuntut pembebasan para wartawan (foto: dok).

Para aktivis organisasi 'Reporters Without Borders' melakukan unjuk rasa di luar kantor Iran di Paris menuntut pembebasan para wartawan (foto: dok).

Para wartawan yang ditahan konon terkait dengan media anti-revolusi, istilah yang sering digunakan Teheran untuk merujuk kerja sama dengan kelompok media luar negeri.

Iran menahan belasan wartawan yang dituduh bekerja sama dengan organisasi media asing berbahasa Parsi, dalam langkah yang tampaknya adalah tindakan keras terkoordinasi terhadap pers.

Media Iran hari Senin melaporkan bahwa para wartawan yang ditahan itu bekerja untuk enam organisasi berita berbeda, termasuk lima harian atau majalah dan kantor berita setengah resmi ILNA.

Dilaporkan bahwa para wartawan konon terkait dengan media anti-revolusi, istilah yang sering digunakan Teheran untuk merujuk kerja sama dengan kelompok media luar negeri. Tetapi Menteri Kebudayaan Iran mengatakan, tuduhan bagi penahanan tidak terkait dengan kegiatan media.

Sehari sebelum ditahan, sebagian wartawan yang ditahan itu menghadiri pertemuan dengan mantan Presiden Ali Akbar Hashemi Rafsanjani, seorang tokoh oposisi.

Iran memberlakukan peraturan ketat untuk wartawan yang bekerja di negara itu, dan menindak mereka yang bekerja untuk media yang dianggap Teheran tidak bersahabat atau berbahaya. Iran telah menyebut berbagai siaran Bahasa Parsi media internasional, termasuk VOA dan BBC, sebagai bermusuhan.
XS
SM
MD
LG