Tautan-tautan Akses

Iran: Pensiunan Garda Revolusi Termasuk Diantara Warga yang Diculik di Suriah


Menlu Iran Ali Akbar Salehi (kiri) dan Menlu Turki Ahmet Davutoglu sesaat sebelum pembicaraan terkait krisis Suriah di Ankara, Turki (7/8).

Menlu Iran Ali Akbar Salehi (kiri) dan Menlu Turki Ahmet Davutoglu sesaat sebelum pembicaraan terkait krisis Suriah di Ankara, Turki (7/8).

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan sebagian dari 48 warga Iran yang diculik oleh pemberontak Suriah adalah anggota Garda Revolusi dan Angkatan Darat yang sudah pensiun dan berada di Damaskus untuk berziarah.

Kantor berita Iran, IRNA, hari Rabu (8/8), mengutip Menteri Luar Negeri Ali Akbar Salehi yang membantah bahwa orang-orang Iran itu memiliki hubungan militer saat ini.

Pemberontak Laskar Pembebasan Suriah menggambarkan orang-orang yang diculik hari Sabtu tersebut sedang dalam misi pengintaian Garda Revolusi.

Sementara itu, Raja Yordania Abdullah mengatakan Presiden Suriah Bashar al-Assad dapat mencoba menciptakan sebuah kubu bagi sekte Alawaite-nya yang minoritas, jika dia tidak bisa mengendalikan seluruh negara itu.

Dalam wawancara dengan CBS, raja itu mengatakan bahwa tindakan demikian akan menjadi skenario terburuk yang akan menciptakan masalah selama berpuluh-puluh tahun.

Hari Selasa, Assad bertekad akan membersihkan Suriah dari apa yang disebutnya "teroris” dan mengatakan dia tidak akan menunjukkan sikap mengampuni teroris.

Juga hari Selasa, organisasi HAM Amnesty International mempublikasikan gambar-gambar kota Aleppo dan sekitarnya yang diambil dari satelit, yang menunjukkan tanda-tanda peningkatan penggunaan senjata berat.

Organisasi itu mengatakan gambar-gambar tersebut menimbulkan keprihatinan mengenai serangan yang bakal terjadi atas kota itu. Amnesty juga memperingatkan baik pemberontak maupun pasukan pemerintah bahwa serangan apapun yang ditujukan atas warga sipil pasti akan didokumentasikan.

Sementara itu, Syrian Observatory for Human Rights yang beroposisi melaporkan bentrokan di Aleppo hari Rabu, yang digambarkannya sebagai pertempuran paling hebat sejak pemberontak mengklaim kontrol atas beberapa daerah kota itu.
XS
SM
MD
LG