Tautan-tautan Akses

Iran Genjot Produksi Minyak pasca Dicabutnya Sanksi


Fasilitas penyulingan minyak Iran di Teheran (foto: dok). Pemerintah Iran berniat meningkatkan produksi minyak hariannya sebesar 20 persen dari tingkat produksi sekarang.

Fasilitas penyulingan minyak Iran di Teheran (foto: dok). Pemerintah Iran berniat meningkatkan produksi minyak hariannya sebesar 20 persen dari tingkat produksi sekarang.

Deputi Menteri Perminyakan Iran, Roknoddin Javadi mengatakan Teheran akan menambah produksi minyak sebesar 500.000 barel per hari dari tingkat produksi 2,8 juta barel per hari saat ini.

Iran akan meningkatkan produksi minyak hariannya sebesar 20 persen, setelah sanksi internasional terkait program nuklir negara itu resmi dicabut hari Sabtu (16/1).

Deputi Menteri Perminyakan Roknoddin Javadi mengatakan Iran akan menambah produksi minyak 500.000 barel per hari dari tingkat produksi saat ini sebesar 2,8 juta barel per hari.

Bahkan dengan harga minyak mentah merosot ke titik terendah dalam lebih dari satu dekade, yaitu di bawah $28 per barel hari Senin (18/1) pagi, dalam sebuah pernyataan Javadi mengatakan negaranya harus meningkatkan output.

"Jika Iran tidak meningkatkan produksi minyak, negara-negara tetangga mungkin dalam enam sampai 12 bulan ke depan akan meningkatkan produksi mereka dan mengambil pangsa (pasar) Iran," katanya.

Sebelumnya akhir pekan lalu, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah mengukuhkan kepatuhan Iran atas perjanjian nuklir yang dikenal sebagai "Joint Comprehensive Plan of Action," memuluskan jalan bagi negara-negara kuat dunia untuk mencabut sanksi-sanksi ekonomi yang melumpuhkan dan telah diberlakukan terhadap Iran beberapa tahun lalu.

Direktur Jendral IAEA Yukiya Amano hari Sabtu (16/1) mengeluarkan pernyataan yang memastikan bahwa Iran telah menyelesaikan langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menerapkan perjanjian multinasional itu. [pp]

XS
SM
MD
LG