Tautan-tautan Akses

Protes Kehadiran Salman Rushdie, Iran Batal Ikut Pameran Buku Frankfurt


Salman Rushdie, penulis novel “The Satanic Verses” (Ayat-ayat Setan) yang dinilai menghina Islam. (Foto: Dok)

Salman Rushdie, penulis novel “The Satanic Verses” (Ayat-ayat Setan) yang dinilai menghina Islam. (Foto: Dok)

Salman Rushdie adalah penulis novel “The Satanic Verses” atau Ayat-ayat Setan, yang membuat pemerintah Iran mengeluarkan fatwa hukuman mati terhadapnya.

Penyelenggara The Frankfurt Book Fair mengatakan bahwa pemerintah Iran telah membatalkan keikutsertaan mereka dalam acara pameran buku tahun ini, sebagai protes atas rencana kehadiran penulis Inggris, Salman Rushdie.

Rushdie akan hadir dalam konferensi pers hari Selasa (13/10) menjelang pembukaan pameran buku tahunan itu.

Penulis itu telah bersembunyi selama beberapa tahun dengan penjagaan sangat ketat, setelah novelnya “The Satanic Verses” (Ayat-ayat Setan) membuat pemerintah Iran mengeluarkan fatwa hukuman mati terhadapnya.

Direktur pameran buku Frankfurt Juergen Boos, Senin, mengatakan menyesalkan pembatalan oleh Kementerian Kebudayaan Iran itu dan berharap ketidakhadiran Iran tahun ini hanya merupakan “interupsi sesaat”. Tetapi ditambahkannya bahwa kebebasan berpendapat “tidak bisa ditawar-tawar”.

Penyelenggara pameran buku ini mengatakan beberapa penerbit Iran masih diharapkan keikutsertaannya ikut dalam acara ini. [em/ii]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG