Tautan-tautan Akses

Iran, AS Lanjutkan Perundingan Nuklir Jelang Batas Waktu


Istana Beau-Rivage di Lausanne, Swiss, tempat pelaksanaan perundingan nuklir Iran dan negara-negara 5+1 (Foto: Niloufar Pourebrahim).

Istana Beau-Rivage di Lausanne, Swiss, tempat pelaksanaan perundingan nuklir Iran dan negara-negara 5+1 (Foto: Niloufar Pourebrahim).

Presiden Iran Hassan Rouhani, Kamis (26/3) mengatakan telah menulis surat kepada keenam negara kuat dunia, "menjelaskan posisi Iran mengenai isu-isu nuklir dan perkembangan terbaru" dalam perundingan itu.

Para perunding AS dan Iran, hari Jumat (27/3), dijadwalkan meneruskan putaran final perundingan berkenaan program nuklir Teheran, sementara tenggat waktu 31 Maret untuk mencapai sebuah persetujuan kerangka kerja, kian mendekat.

Hari Kamis, Menteri Luar Negeri AS John Kerry bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif di Lausanne, Swiss. Kedua pihak menyatakan optimisme tentang akan tercapainya sebuah persetujuan.

Para diplomat senior negara-negara P5+1 yang lain, yaitu Inggris, China, Perancis, Rusia dan Jerman, yang berpartisipasi dalam perundingan itu, diduga akan segera bergabung dengan para diplomat Iran dan AS, sementara diplomasi menghangat menjelang batas waktu.

Hari Kamis, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan telah menulis surat kepada keenam negara kuat dunia, "menjelaskan posisi Iran mengenai isu-isu nuklir dan perkembangan terbaru" dalam perundingan itu. Para pejabat AS mengukuhkan surat tersebut, tetapi tidak mengungkapkan isinya.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG