Tautan-tautan Akses

Iran Ancam akan Balas Langkah Intervensi AS


Kapal penghancur misil USS Bulkeley dan kapal USNS John Lethal di Teluk Oman (Foto: dok).

Kapal penghancur misil USS Bulkeley dan kapal USNS John Lethal di Teluk Oman (Foto: dok).

Iran mengatakan hari Kamis pihaknya akan membalas setiap langkah intervensi Amerika Serikat, setelah pejabat Amerika mengatakan Departemen Keuangan Amerika akan menyiapkan sanksi baru sehubungan dengan program misil balistik Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Hossein Jaber Ansari menyebut sanksi yang direncanakan itu “sepihak, sewenang-wenang dan illegal.”

Harian Wall Street Journal, yang pertama melaporkan sanksi yang direncanakan itu, mengatakan sanksi tersebut kemungkinan akan dengan resmi diumumkan pekan ini dan mencakup kira-kira 12 orang dan perusahaan di Iran, Hong Kong, dan Uni Emirat Arab.

Sanksi-sanksi tersebut akan meminta bank-bank Amerika membekukan asset orang dan perusahaan yang ada dalam daftar itu dan melarang perorangan dan perusahaan di Amerika Serikat berurusan dengan mereka, menurut Journal.

Iran melakukan tembakan uji-coba misil bulan Oktober dan November. Amerika dan Perancis mengatakan peluncuran bulan Oktober itu melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang Iran mengembangkan misil balistik. Iran menolak tuduhan itu, dengan mengatakan sanksi hanya dapat dikenakan atas misil yang mampu membawa hulu ledak nuklir dan bahwa misil mereka tidak mempunyai kemampuan demikian.

Para pakar Amerika mengatakan satu-satunya tujuan misil itu adalah membawa hulu ledak nuklir. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG