Tautan-tautan Akses

AS

Kepala Intelijen AS: Penghentian Program Nuklir Korea Utara Sudah Gagal


James Clapper, direktur intelijen nasional AS, berbicara di Dewan Hubungan Luar Negeri di kota New York (25/10). (Reuters/Brendan McDermid)

James Clapper, direktur intelijen nasional AS, berbicara di Dewan Hubungan Luar Negeri di kota New York (25/10). (Reuters/Brendan McDermid)

Yang bisa diharapkan oleh pihak Barat dan sekutu Asia Timur mereka adalah perundingan dengan Pyongyang yang mengarah pada pembatasan kemampuan nuklirnya.

Direktur intelijen nasional Amerika mengatakan, tekanan Amerika untuk meyakinkan Korea Utara agar melucuti program nuklirnya, kemungkinan sudah gagal.

James Clapper memberikan penilaiannya Selasa (25/10) di New York, di hadapan Dewan Hubungan Luar Negeri, sebuah pusat kajian non-partisan.

“Mereka melakukan hal itu,” katanya tentang kepemimpinan di Korea Utara. “Program nuklir itu merupakan kunci bagi keberlangsungan rezim di sana.”

Yang bisa diharapkan oleh pihak Barat dan sekutu Asia Timur mereka adalah perundingan dengan Pyongyang yang mengarah pada pembatasan kemampuan nuklirnya.

Clapper menggambarkan kepemimpinan Korea Utara yang tertutup sebagai “terkepung” dan “sangat paranoid.”

“Jadi, gagasan untuk melucuti kemampuan nuklir mereka, merupakan hal yang sia-sia,” tambahnya.

Selama lebih dari satu dekade, pemerintahan Amerika dan pemerintahan lainnya secara konsisten menuntut Korea Utara untuk melakukan langkah denuklirisasi Semenanjung Korea. Tetapi, pemimpin-pemimpin Barat belum menemukan cara atau insentif yang bisa membuat Utara mau bekerjasama. [jm]

XS
SM
MD
LG