Tautan-tautan Akses

Inggris Lakukan Serangan Udara Pertama atas ISIS


Inggris bergabung memerangi militan ISIS di Irak (foto: dok).

Inggris bergabung memerangi militan ISIS di Irak (foto: dok).

Inggris akhirnya bergabung dengan Koalisi Anti ISIS dan telah melancarkan serangan udaranya yang pertama terhadap ISIS di Irak.

Kementrian Pertahanan hari Selasa (30/9) mengumumkan lewat media sosial bahwa jet-jet tempurnya menghantam pangkalan senjata berat militan. Serangan udara itu merupakan tindakan pertama Inggris dalam koalisi pimpinan Amerika itu yang melibatkan militer Arab dan Eropa.

Pejuang-pejuang Kurdi hari Selasa melancarkan serangkaian serangan terhadap posisi-posisi ISIS di Irak didukung oleh militer Irak dan 11 serangan udara koalisi.

Komando Sentral Pasukan Amerika sebelumnya mengatakan serangan udara di Suriah berlanjut. Pesawat tak berawak dan jet-jet tempur menghantam 11 lokasi termasuk tempat peluncuran artileri dan roket militan di pinggiran kota Kobane.

Serangan ISIS selama dua minggu disana telah menyebabkan lebih dari 160 ribu pengungsi melintas perbatasan menuju Turki, yang hari Senin meningkatkan kehadiran tentaranya di perbatasan dekat Kobane.

Parlemen Turki diperkirakan akan mengadakan pemungutan suara hari Kamis mengenai UU yang akan memberi wewenang tindakan militer terhadap ISIS.

Sementara itu masih dari Irak, sekurangnya 25 orang tewas dalam gelombang bom mobil dan serangan mortir di daerah-daerah mayoritas Shiah di Irak. Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan hari Selasa itu yang tampaknya dilancarkan oleh militan Sunni.

Dua bom mobil dan sebuah serangan mortir menewaskan sekurangnya 20 orang di dua lingkungan yang mayoritas penduduknya Shiah di ibukota Bagdad. Serangan-serangan serupa juga terjadi di kota Karbala, Iskandariyah dan Najaf.

XS
SM
MD
LG