Tautan-tautan Akses

Inggris: Rusia Kurang Bantu Penyelidikan Jatuhnya Pesawat


Poster anti-Putin di Sydney, Australia, untuk memprotes penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 (19/7). (AP/Rob Griffith)

Poster anti-Putin di Sydney, Australia, untuk memprotes penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 (19/7). (AP/Rob Griffith)

Rusia dianggap tidak menggunakan pengaruh mereka secara efektif agar separatis pro-Rusia yang menguasai kawasan itu membuka akses yang diperlukan.

Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond mengatakan tim penyidik internasional “tidak mendapat bantuan memadai” dari Rusia untuk mengakses lokasi rongsokan pesawat Malaysia Airlines yang ditembak jatuh di Ukraina timur.

Hammond pada Sabtu (19/7) mengatakan kepada para wartawan bahwa Rusia tidak menggunakan pengaruh mereka secara efektif agar separatis pro-Rusia yang menguasai kawasan itu membuka akses yang diperlukan. Ia mengatakan dunia akan mengamati untuk melihat peran Rusia.

Dalam percakapan telepon Sabtu, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Kanselir Jerman Angela Merkel sepakat sebuah komisi independen pimpinan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional harus diberi akses segera ke lokasi kejadian itu. Pemerintah Jerman mengatakan Merkel mendesak Putin agar menggunakan pengaruhnya atas para separatis itu.

Presiden Amerika Barack Obama Jumat mengatakan bukti menunjukkan pesawat itu ditembak jatuh oleh sebuah rudal dari darat ke udara hari Kamis dari kawasan yang dikuasai para separatis pro-Rusia.

Rusia membantah terlibat dalam serangan itu, yang menewaskan ke-298 penumpang dan awak pesawat itu.

Presiden Obama menyebut tragedi yang memicu kemarahan berskala yang tidak terukur dan menjadi seruan bagi Eropa dan dunia bahwa akan ada banyak konsekuensi dari konflik yang terus memanas di Ukraina timur.

XS
SM
MD
LG