Tautan-tautan Akses

Inggris akan Gunakan Bom Khusus untuk Hancurkan Benteng Bawah Tanah Libya


Serangan udara NATO di Tripoli selama ini tidak berhasil menghancurkan pusat komando militer bawah tanah Libya.

Serangan udara NATO di Tripoli selama ini tidak berhasil menghancurkan pusat komando militer bawah tanah Libya.

Serangan bom itu akan ditujukan pada bunker-bunker yang digunakan pemerintah Gaddafi sebagai tempat tinggal dan sekaligus sebagai pusat komando militer.

Pemerintah Inggris telah mengirim bom-bom khusus untuk menghancurkan bunker-bunker di bawah tanah di Libya.

Menurut Menteri Pertahanan Liam Fox hari Minggu, bom-bom yang beratnya hampir satu ton itu telah tiba di sebuah pangkalan udara Italia. Dari pangkalan di Italia inilah pesawat-pesawat pembom Inggris jenis Typhoon dan Tornado melancarkan serangan atas Libya.

Ia mengatakan, serangan bom itu ditujukan pada bunker-bunker yang digunakan pemerintah Gaddafi sebagai tempat tinggal dan sekaligus sebagai pusat komando militer.

Tapi kata fox, pesawat-pesawat terbang NATO itu tidak akan menyerang Gaddafi secara langsung, tapi hanya akan mengirim pesan-pesan yang semakin keras. Pasukan NATO telah melancarkan serangan bom hampir selama dua bulan, sesuai dengan mandat Dewan Keamanan PBB untuk melindungi warga sipil dari serangan pasukan Gaddafi.

Kata jurubicara NATO hari Minggu, serangan udara hari ini menghantam sebuah fasilitas penyimpanan kendaraan dan fasilitas kontrol yang terletak di dan sekitar benteng Gaddafi di kota Tripoli.

XS
SM
MD
LG