Tautan-tautan Akses

Inggris Tarik Tawaran untuk Analisa Pelatihan bagi Penjara di Saudi


Kantor Perdana Menteri David Cameron telah menarik tawarannya kepada pemerintah Arab Saudi (foto: dok).

Kantor Perdana Menteri David Cameron telah menarik tawarannya kepada pemerintah Arab Saudi (foto: dok).

Inggris menarik tawarannya yang bernilai jutaan dollar untuk membuat analisis tentang keperluan pelatihan bagi sistem kepenjaraan di Arab Saudi.

Kantor Perdana Menteri David Cameron mengatakan, Inggris telah menarik tawarannya untuk menyusun "analisa kebutuhan pelatihan", karena adanya beberapa keprihatinan di dalam pemerintahannya.

Kontrak bernilai sembilan juta dolar itu semula akan dibiayai oleh Just Solutions International, sebuah kantor cabang komersial Departemen Kehakiman Inggris yang telah ditutup bulan September lalu.

Tawaran itu ditentang keras oleh pemimpin oposisi Partai Buruh, Jeremy Corbyn yang menyebutnya, "tidak bisa diterima dalam abad ke-21 ini."

"Kita seharusnya mengirim pesan keras kepada rejim-rejim penindas itu bahwa Inggris adalah mercusuar bagi HAM," katanya.

Jurubicara PM Cameron mengatakan, keputusan itu “mencerminkan cara terbaik untuk mengutamakan apa yang ingin kami lakukan di Kementerian Kehakiman, yaitu reformasi dalam negeri.”

Jurubicara itu tidak menyatakan keputusan membatalkan tawaran itu berkaitan dengan pelaksanaan HAM Arab Saudi yang buruk, atau kasus warga Inggris Karl Andrew, berusia 74 tahun yang dihukum satu tahun penjara dan 350 kali hukuman cambuk karena memiliki minuman anggur buatan sendiri dirumahnya.

Jurubicara itu menambahkan, vonis Andrew itu “sangat memprihatinkan” dan Cameron telah menulis surat kepada pihak berwenang Saudi tentang hal itu. [ps/ii]

XS
SM
MD
LG