Tautan-tautan Akses

Inggris Akan Kirim 370 Tentara untuk Bantu Somalia dan Sudan Selatan


PM Inggris David Cameron dalam panel diskusi di New York, 27 September 2015 (AP Photo/Jason DeCrow).

PM Inggris David Cameron dalam panel diskusi di New York, 27 September 2015 (AP Photo/Jason DeCrow).

Inggris bersiap untuk mengirim hingga 370 tentara penjaga perdamaian untuk membantu usaha Uni Afrika dan PBB di Somalia dan Sudan Selatan.

PM Inggris David Cameron akan mengumumkan secara resmi kontribusi negaranya itu, Senin (28/9), pada konferensi pemeliharaan perdamaian PBB di New York, di mana Sekjen PBB Ban Ki-moon dan Presiden AS Barack Obama bertindak sebagai tuan rumah. PBB memperkirakan, 50 kepala negara akan hadir dan menjanjikan pasukan tambahan untuk bergabung dengan 125 ribu tentara penjaga perdamaian yang beroperasi di berbagai penjuru dunia.

Rencana Inggris yang diungkapkan kepada wartawan, Minggu (27/9) tersebut akan mencakup 70 personil militer yang akan pergi ke Somalia untuk membantu memberikan dukungan medis, teknis dan logistik bagi misi Uni Afrika di sana. Inggris juga akan mengirim hingga 300 tentara secara bertahap ke Sudan Selatan untuk memberikan dukungan teknis.

Cameron mengatakan, dengan meningkatkan peran Inggris dalam membantu Somalia dan Sudan Selatan, Inggris juga akan memetik manfaat. Ia mengatakan, Inggris berharap bantuan Inggris akan ikut mengatasi terorisme, migrasi dan perompakan.

Menurut data PBB, Inggris saat telah mengerahkan 290 tentara penjaga perdamaian, dan hampir semuanya menjadi bagian dalam misi PBB di Siprus.

Pasukan tambahan Inggris ini akan membantu 22 ribu tentara yang tergabung dalam Misi Uni Afrika di Somalia, yang saat ini bersama pasukan somalia memerangi kelompok Al-Shabab yang terkait dengan al Qaida.

Di Sudan Selatan, Inggris akan membantu lebih dari 13 ribu personil yang bekerja melindungi warga sipil dan membantu usaha regional untuk mengakhiri konflik yang pecah tahun 2013 antara pasukan yang setia kepada President Salva Kiir dan mereka yang setia kepada mantan Wakil Presiden Riek Machar. [ab]

XS
SM
MD
LG