Tautan-tautan Akses

Industri Pesawat Bersaing dalam Pameran Dirgantara Dubai


Seorang pengunjung wanita (atas kanan) dan dua orang lainnya mengamati replika pesawat jet tempur Typhoon di hari pertama Pameran Dirgantara "Dubai Airshow" di Dubai (17/11).

Seorang pengunjung wanita (atas kanan) dan dua orang lainnya mengamati replika pesawat jet tempur Typhoon di hari pertama Pameran Dirgantara "Dubai Airshow" di Dubai (17/11).

Acara dua tahunan Dubai Airshow dibuka di bandara internasional Al-Maktoum, Minggu (17/11), diikuti sekitar 1.000 peserta dari industri penerbangan sipil dan militer yang memamerkan teknologi terbaru mereka.

Acara Pameran Dirgantara di Dubai yang akan berlangsung selama lima hari, telah menjadi medan pertempuran penjualan penting bagi perusahaan pembuat pesawat, Boeing dan Airbus, yang keduanya bersaing untuk penjualan senilai miliaran dolar.

Hari pertama pameran itu didominasi peluncuran resmi jet penumpang terbaru 777X buatan Boeing yang berbasis di Amerika. Dalam kesepakatan awal, Emirates Airline hari Minggu memesan pesawat jarak jauh dalam sebuah kesepakatan senilai $76 miliar dolar.

Perusahaan Airbus dari Eropa mengalami kesulitan menjual A380, pesawat komersial terbesar di dunia, setelah retakan sebesar rambut ditemukan pada sayap pesawat tahun lalu.

Namun, Airbus diperkirakan akan menyusul Boeing dalam melakukan bisnis cepat dalam beberapa hari mendatang sementara berbagai maskapai penerbangan di Timur Tengah berupaya mengembangkan diri di tengah-tengah persaingan ketat untuk memperoleh penumpang dan kargo.
XS
SM
MD
LG