Tautan-tautan Akses

Indonesia Prihatin Atas Penanganan Pencari Suaka di Australia


Para pencari suaka dari Vietnam dibawa dengan kapal tongkang ke Pulau Christmas di Australia. (Foto: Dok)

Para pencari suaka dari Vietnam dibawa dengan kapal tongkang ke Pulau Christmas di Australia. (Foto: Dok)

Pemerintah prihatin karena Australia, bukannya menginformasikan dan bekerjasama, malah mengambil tindakan unilateral dan mendorong kembali kapal berisi pencari suaka ke Indonesia.

Pemerintah Indonesia menyuarakan keprihatinannya hari Jumat (27/11) atas penahanan dan pengembalian 16 pencari suaka oleh Australia. Kapal Indonesia yang membawa para pencari suaka itu dicegat oleh angkatan laut Australia seminggu lalu tanpa memberitahukan pihak berwenang Indonesia.

Kapal itu dicegat Jumat pekan lalu dalam radius 200 meter dari Pulau Christmas, menurut sumber dengan pengetahuan mengenai insiden tersebut.

Pihak berwenang Australia menahan para pencari suaka tersebut, yang berasal dari Bangladesh, India dan Nepal, selama empat hari sebelum mengirimkannya kembali ke Indonesia, menurut kantor berita Antara.

"Kami prihatin ketika negara seperti Australia, bukannya menginformasikan dan bekerjasama dengan kita, malah mengambil tindakan unilateral dan mendorong kembali kapal tersebut," ujar Hasan Kleib, direktur jenderal untuk urusan multilateral pada Kementerian Luar Negeri, kepada para wartawan.

"Bicaralah dengan kami, panggil penegak kami untuk mengambil tindakan atas insiden ini, bukannya melemparkan beban dan tanggung jawab kepada Indonesia," ujar Hasan di sela-sela konferensi mengenai migrasi tak beraturan.

PBB dan kelompok-kelompok hak asasi manusia telah mengkritik Australia karena kebijakannya yang keras dalam mencegat para pencari suaka yang datang dengan kapal.

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull bertemu Presiden Joko Widodo untuk pertama kalinya bulan ini, berharap memperbaiki hubungan yang renggang gara-gara pendahulunya, Tony Abbott, yang membuat berang pemerintah salah satunya karena kebijakannya menghalau kapal berisi pencari suaka ke Indonesia.

Pemerintah Australia menolak mengukuhkan atau berkomentar mengenai insiden terbaru ini. Hasan mengatakan hal ini tidak akan melukai hubungan kedua negara. [hd]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG