Tautan-tautan Akses

Indonesia Pindahkan Lagi Tempat Penyelenggaraan Islamic Games


Islamic Solidarity Games mengumpulkan atlet-atlet dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam. (Foto: Dok)

Islamic Solidarity Games mengumpulkan atlet-atlet dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam. (Foto: Dok)

Untuk kedua kalinya pemerintah memindahkan tempat penyelenggaraan Islamic Solidarity Games yang akan diadakan 22 September.

Pemerintah telah memindahkan tempat penyelenggaraan acara olahraga Islamic Solidarity Games untuk kedua kalinya, menurut pihak berwenang Kamis (1/8), kali ini ke Palembang, tempat penyelenggaraan Southeast Asian Games pada 2011.

Acara tersebut, yang mengumpulkan atlet-atlet dari negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam, awalnya dijadwalkan untuk diadakan April di Pekanbaru, Riau. Namun jadwalnya kemudian ditunda setelah para pekerja bangunan menutup stadion utama sebagai protes upah yang belum dibayar, sementara gubernur tidak bisa membantu karena terlibat dalam skandal-skandal korupsi.

Pihak berwenang kemudian mengumumkan bahwa acara akan dipindahkan ke Jakarta, dan diadakan pada 22 September sampai 1 Oktober.

Namun, kurang dari dua bulan penyelenggaraan, acara itu dipindahkan lagi, kali ini ke Palembang, yang bersama Jakarta menjadi tuan rumah Southeast Asian Games pada November 2011.

Tanggal-tanggal tidak berubah, ujar salah satu pejabat panitia penyelenggara, Hifni Hasan pada kantor berita AFP.

Hifni mengatakan beberapa pejabat di Sumatra kecewa dengan keputusan memindahkan acara olahraga tersebut ke Jakarta, dan Palembang memiliki fasilitas yang baik untuk menyelenggarakan acara olahraga besar.

“Mereka merasa telah bekerja keras untuk mempersiapkan acara tersebut dan kecewa ketika dipindah ke Jakarta,” ujarnya.

Namun penyelenggaraan di Palembang dapat membangkitkan kenangan buruk penyelenggaraan Southeast Asian Games. Saat itu acara dibayangi tuduhan-tuduhan korupsi, konstruksi yang terlambat dan perencanaan yang buruk.

Selama acara, dua orang tewas karena terinjak-injak dalam final sepakbola.

Hifni menegaskan bahwa “sepertinya tempat tidak akan berubah lagi” karena presiden telah menandatangani keputusan yang menamakan Palembang sebagai tuan rumah.

“Palembang siap dan memiliki fasilitas yang baik untuk menyelenggarakan acara tersebut,” ujarnya.

Lebih dari 2.000 atlet dari 38 negara sejauh ini telah mengkonfirmasikan kehadiran mereka, tambahnya. Olahraga yang dipertandingkan termasuk sepakbola, badminton dan panahan. (AFP)
XS
SM
MD
LG