Tautan-tautan Akses

Indonesia Longgarkan Batasan Impor Daging dari Australia


Pedagang daging sapi di pasar tradisional di Bintaro, Tangeran. (Foto: Dok)

Pedagang daging sapi di pasar tradisional di Bintaro, Tangeran. (Foto: Dok)

Pemerintah Indonesia telah sepakat untuk melonggarkan batasan impor daging sapi dari Australia.

Pemerintah Indonesia akan melonggarkan batasan impor daging sapi Australia menyusul diskusi antara dua negara, menurut menteri perdagangan Australia, Selasa (28/5).

Pemerintah Indonesia telah sepakat untuk membebaskan impor-impor daging sapi Australia “premium” dari kuota, ujar Menteri Perdagangan Craig Emerson dalam pernyataan tertulis.

Pemerintah Indonesia juga akan mengizinkan pengekspor ternak hidup untuk mulai mengisi kuota-kuota untuk enam bulan terakhir tahun ini lebih awal dari jadwal.

Langkah ini akan membantu mendongkrak industri ternak Australia, yang selama ini mengalami kesulitan dengan pemberlakuan kuota oleh Indonesia, sebagai pasar ternak hidup terbesarnya.

Indoensia memberlakukan kuota yang ketat terhadap impor daging sapi pada 2012, dengan harapan akan mendorong pasar domestik, namun kebijakan itu telah menciptakan kelangkaan dan peningkatan harga.

“Ini berita besar untuk produsen-produsen daging sapi Australia,” ujar Menteri Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Joe Ludwig dalam pernyataan.

Pemerintah Indonesia juga akan mengkaji pasokan dan permintaan tahun ini, ujar pemerintah Australia.

Indonesia telah dikritik oleh mitra-mitra perdagangan internasional karena seringkali memberlakukan bea impor atau kuota untuk melindungi pertanian domestik. (Reuters/Colin Packham)

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG