Tautan-tautan Akses

Indonesia-China Jalin Kerja Sama Industri Terpadu


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Presiden China Xi Jinping di Istana Merdeka Jakarta (2/10). (VOA/Andylala Waluyo)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Presiden China Xi Jinping di Istana Merdeka Jakarta (2/10). (VOA/Andylala Waluyo)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden China Xi Jinping di Istana Merdeka Jakarta.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam keterangannya bersama dengan Presiden China Xi Jinping di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (2/10) berharap adanya hubungan perdagangan yang semakin kuat dan berimbang ke depannya antara Indonesia dengan China.

“Presiden Xi Jinping dan saya bersama-sama bersepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral kita menjadi kemitraan strategis yang komprehensif. Saya yakin dan percaya dengan kemitraan strategis yang komprehensif ini dibawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping kita bisa akan lebih meningkatkan kerjasama bilateral di waktu mendatang,” ujarnya.

“Sebagai mitra strategis yang komprehensif kami berdua bersepakat untuk meningkatkan cakupan kerjasama dan kemitraan seluas-luasnya di berbagai bidang. Baik itu kerjasama bilateral maupun kerjasama pada tingkat kawasan maupun tingkat dunia.”

Presiden menambahkan, selain menjalin kerjasama perdagangan dan investasi, kedua negara juga meningkatkan kerjasama di hampir semua sektor, mulai dari perindustran, pariwisata dan di bidang antariksa.

“Di samping perdagangan dan investasi, kami juga sepakat meningkatkan kerjasama di bidang perindustrian, pembangunan infrastruktur, transportasi, energi dan juga keuangan. Kami juga menyadari ada potensi yang baik untuk terus kami kerja samakan di bidang pariwisata, pendidikan dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

“Kami juga sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang maritim dan perikanan. Kerjasama pertahanan dan keamanan juga meningkat dari waktu ke waktu termasuk kerjasama industri pertahanan. Kami juga bersepakat bekerjasama di bidang antariksa dan bencana alam.”

Kunjungan Xi ke Indonesia ini merupakan yang pertama setelah ia terpilih menjadi Presiden pada tahun ini. Xi Jinping menyatakan kerja sama China - Indonesia ini adalah untuk meningkan kesejahteraan rakyat kedua negara.

“Saya senang berkunjung ke negeri ribuan pulau yang indah ini. Kami buat kesepaham luas, kami setuju meningkatkan strategis, menjadi strategis keseluruhan. China bersama Indonesia mendorong kerjasama pragmatis untuk mencapai hasil yang baru, dan membawa kesejahteraan rakyat kedua negara. Untuk itu perlu mendorong lebih lanjut kerjasama di bidang-bidang perdagangan, investasi, infrastruktur, energi,” ujarnya.

Presiden Xi menambahkan, pemerintahnya akan membuka kantor konsulat di Bali untuk memudahkan serta memperluas hubungan diplomatik kedua negara.

Pemerintah Republik Indonesia dan China menandatangani enam kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk penandatanganan kerja sama ekonomi dan perdagangan yang dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Hatta Rajasa dan Menteri Perdagangan China Gao Hucheng.

Selain bertemu dengan Presiden Yudhoyono, Presiden Xi Jinping pada Kamis (3/10) melakukan pidato bersejarah, sebagai kepala negara pertama yang berpidato di depan anggota legislatif Indonesia. Xi menggunakan sarana itu untuk menyerukan kerja sama yang lebih besar dengan Indonesia dan wilayah Asia Tenggara.

Xi Jinping juga akan membuka pameran fotografi dengan tema hubungan bilateral Indonesia-China. Presiden Yudhoyono dan Presiden Xi Jinping juga akan menghadiri pertemuan dengan para pelaku bisnis dari kedua negara.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG